Category: Tips Otomotif

15 Feb

Sebelum Berkendara, Pastikan Karpet Mobil Terpasang Dengan Benar

Cbdedge.com – Berbagai aksesoris penunjang kenyaman ketika berkendara ada banyak sekali seperti Global Positioning System (GPS), Handphone/GPS Holder, Kamera Mobil, Layar Monitor, Karpet dan masih banyak lagi.

Terkait aksesoris mobil ini, ada aksesoris yang jika kita memasang dengan tidak benar maka bisa fatal akibatnya yaitu mangakibatkan kecelakaan. Aksesoris ini adalah karpet.

Kerpet yang diharapkan bisa membuat nyaman pengemudi dan penumpang selama di perjalanan malah bisa menjadi penyebab kecelakaan jika salah dalam memasang, hal ini dikarenankan Pplapis lantai mobil itu bisa mengakibatkan pedal gas menyangkut sampai mengakibatkan terjadinya kecelakaan.

Memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara memasang karpet mobil yang benar, seorang Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Area 2, Iwan Abdurahman memberikan tipnya.

“Karpet tambahan tanpa pengait ada potensi maju dan secara tidak sengaja menginjak pedal gas,” kata Iwan.

Iwan juga memberikan tips untuk pemilihan karpet saat membeli diwajibkan untuk mengecek terlebih dahulu apakah karprt ada pengait atau tidak. Namun, jika membelinya di diler pengait pasti ada.

“Walaupun tidak, diler pasti menjual aksesori nya. Jadi sebaiknya perhatikan itu demi keselamatan,” tutur Iwan.

Terkait dengan karpet mobil ini perlu dikatahui jika ada dua jenis karpet pada mobil, yang pertama adalah hook dan yang kedua dial. Kendati berbeda keduanya mempunyai kunci untuk lantai mobil jadi ketika akan berkendara pastikan semua sudah terkunci.

12 Feb

Kaca Mobil Terkena Jamur? Begini Cara Hilangkannya

Cbdedge.com – Kaca mobil adalah bagian penting dari sebuah mobil. Kaca bisa melindungi pengendara dari hujan dan panas serta debu. Karena fungsi itu, kaca mobil merupakan perangkat mobil yang paling sering terkena debu, hujan dan panas.

Dalam kasus ini, ada beberapa pemilik yang biasanya membiarkan begitu saja debu yang menumpuk pada kaca mobil tanpa membersihkannya setiap kali terkena debu.

Padahal debu yang menumpuk pada kaca dan terus menerus terkena panas dan hujan bisa saja mengakibatkan timbulnya jamur kaca. Jamur kaca ini bisa mengurangi tampilan mobil dan yang fatal adalah pandangan jadi sedikit kurang jelas.

Namun, tidak perlu khawatir jamur pada kaca bisa dihilangkan dengan mudah hanya dengan caran pembersih kaca atau glass scrub yang mudah juga dijumpai ditoko-toko otomotif.

Mengatasi masalah jamur kaca ini, seorang Operator Detailing dari Lumens, Wahyu Setiawan memberikan sebuah tips sederhana tentang bagaimana cara mudah membersihkan jamur kaca yang menempel.

“Pertama kaca harus dibersihkan dahulu dengan busa dan shampoo mobil seperti mencuci mobil biasanya, setelah itu dicuci dan dikeringkan, selanjutnya semprotkan cairan glass scrub dan seka dengan lap mikrofiber,” jelasnya Wahyu Setiawan.

Setelah itu, siapkan lap lembut dan glass scrub, kemudian oleskan glass scrub ke bagian yang terdapat jamur kaca dan langsung bersihkan dengan agak ditekan hingga jamur atau kotoran hilang.

8 Feb

Mesin Motor Mati Karena Genangan? Ini Penjelasanya

Cbdedge.com – Bagi pengendara motor musim hujan merupakan suatu gangguan baik untuk kendaraan maupun sang pengendara. Bagi pengendara musim hujan tidak akan terlalu mengganggu jalannya aktivitas, namun untuk motor musim hujan bisa menghentikan jalannya mesin.

Mengapa demikian? hujan yang turun di jalanan biasanya akan menghasilkan banyaknya genangan air dan genangan air ini bisa saja mengakibatkan motor mengalami mogok.

Menanggapi masalah ini, seorang Kepala Bengkel AHASS Murni Pura Mas Depok, Memet Saputra menuturkan apa yang menjadi penyebab dari mogoknya kendaraan bermotor akibat genangan air.

Memet Saputra juga menyarankan untuk tidak melintas di genangan yang permukaan airnya tidak melebihi knalpot. Namun, dibeberapa kasus motor bisa saja tetap mogok meskipun permukaan genangan yang dilintasi tidak tinggi, hal ini diungkap oleh Memet karena kepala busi yang sudah bercelah.

“Ini biasanya karena businya sebetulnya sudah harus diganti, tapi tetap dipakai sampai akhirnya kena cipratan air dan timbul induksi,” jelasnya Memet.

Genangan air yang tinggi dikatakan Memet akan membuat busi basah dan akibatnya tidak akan menghasilkan api untuk ruang pembakaran. Dan untuk busi yang kepala sudah terbelah Memet menghimbau supaya cepat diganti.

Selain busi, Memet juga mengatakan perlunya untuk memeriksa filter udara. Tindakan ini diperlukan guna mendapatkan kesiapan yang sebenarnya dari mesin motor untuk digunakan.

“Kalau genangan air yang dilewatin tidak sampai ke mesin, oli masih belum tercampur. Jadi kalau mesin dihidupkan lagi tidak masalah,” jelasnya Memet.

5 Feb

Sebelum Merawatnya, Ketahui Juga Penyebab Dari Rem Blong

Cbdedge.com – Rem merupakan perangkat penting pada setiap kendaraan, kehadiran rem sendiri sangat dibutuhkan untuk memperlambat laju dari kendaraan seperti motor, mobil dan lainya.

Maka dari itu penting bagi kita untuk selalu merawatnya secara berkala dan menjaga kinerja baik dari rem ini karena jika rem tidak dirawat secara berkala maka bisa blong atau tidak berfungsi.

Rem blong dalam kendaraan akan sangat membayakan banyak sekali kasus kecelakaan dijalan raya yang diakibatkan oleh tidak berfungsinya rem atau biasa disebut blong.

Kendati sudah melakukan perawatan, namun kita juga harus tahu apa yang menjadi penyebab rem bisa blong. Menjawab pertanyaan ini seorang pemilik Bengkel Dunia Usaha Motor yang bernama David memberikan jawabanya.

“Biasanya disebabkan karena friction atau pergesekan material atau kampas rem yang overheat, sehingga koefisien friction menurun,” kata David

Lebih dari itu, pelumas rem yang juga kelewat panas atau overheat juga bisa menjadi salah satu penyebabnya, dan penyebab lainnya dari rem blog dikatakan David masih ada.

“Bisa jadi karena slider macet, piston macet, tekanan hidraulis tidak turun kembali, dan sliding area pad macet, merupakan sebagian sumber penyebabnya,” jelasbya David

Adapun penyebab utama dari semua itu adalah karena pemilik kendaraan yang malas membersihkan atau merawat rem saja. Waktu kontrol berkala rem biasanya 10.000 km sekali, karena perhitungan menggunakan hitungan bulan tidaklah akurat.