Category: Mobil

4 Nov

Lamborghini Sudah Siapkan Sedan Sport Empat Pintu

Cbdedge.com – Lamborghini yang sudah tidak asing lagi untuk melahirkan beberapa mobil sport yang tidak diragukan lagi penampakannya. Baru-baru ini beredar kabar terkait adanya sebuah kepastian akan segera merilis jenis mobil yang terbarunya yakni Urus yang nantinya akan disajikan dalam bentuk SUV.

Selain itu, Lamborghini sangat mengharapkan Urus bisa meningkatkan angka penjualan Lamborghini. Kabar yang ada, Lamborghini tidak merasakan kepuasan dengan line up produk yang sudah ada kini. Oleh sebab itu, Lamborghini dikabarkan sudah ready untuk menyiapkan produk terbarunya.

Produk teranyarnya nanti yang akan dikenalkan kepada publik yakni sedan sport yang memakai konsep dengen empat pintu, Sabtu (4/11/2017). Informasi berikut sudah diumumkan oleh pihak Lamborghini Commercial Director, Federico Foschini. Jawabna tersebut dilumumkan sebagai salah satu upaya menjawab kabar yang tengah beradar akhir-akhir ini di masyarakat luas.

“Kami harus bisa menyesuaikan diri. Saat ini Urus menjadi satu pra-produksi yang diandalkan untuk bisa mencapai penjualan hingga dua kali lipat,” katanya.

“Tapi tentu kami selalu melihat peluang, jika langkah pertama kami bersama urus berhasil, hal ini tidak menutup kemungkinan (untuk melahirkan mobil sport dengan empat pintu,” tambahnya.

Bahkan dirinya mengatakan di masa depan, banyak yang harus dilakukan Lamborghini. Ini juga yang menjadi alasan mengapa Lamborghini menggunakan LM002 untuk Urus.

“Platform LM002 ini juga tidak akan menutup kemungkinan untuk terselip pada model lainnya,” tambahnya.

Sebagai catatan Lamborghini Urus dipastikan akan diperkenalkan pada akhir Desember 2017 di Sant’Agata Bolognese dan akan produksi di sana juga

2 Nov

Perbedaan Kemacetan Di Jepang Dan Indonesia

Cbdedge.com – Di negara sakura sudah sangat terkenal dan tersohor dengan para warga negaranya yang begitu mentaati seluruh peratiran yang sudah ditetapkan oleh pemerintahan disana. Begitu juga dengan perturan soal berkendara di Jeoang yang dikenal begitu ketat namun seluruh warga juga mampu mentaati peraturan yang diberlakukan.

Tidak seperti di negara kita Indonesia. Hampir semua orang berlomba-lomba untuk melanggar peraturan yang sudah tertulis jelas untuk bisa dilaksanakan dengan baik. Namun dengan peraturan yang memang sudah diberlakukan di Jepang bukan berarti di Jepang juga bebas dengan kemacetan yah.

Pada beberapa waktu juga tepatnya di daerah Tokyo pernah terjadi kemacetan namun tidak separah di Jakarta. Pada saat macet pun, warga Jepang tetap tertib tidak ada yang saling serobot di jalanan. Di Indonesia, misalnya, sering kita lihat jika pengendara ingin keluar tol, mereka mengambil jalur kanan dulu baru menyelak antrean di ujungnya. Tidak dengan Jepang, mereka tertib mengantre tanpa menyerobot jalur kiri dan menyelak antrean.

Mereka dengan sabar mengantre. Padahal, jalur sisi kiri kosong tak ada kendaraan. Budaya antre ini sudah mendarah daging di warga Jepang. Bahkan, kata Ping Tjuan, pemandu wisata selama perjalanan Toyota Tokyo Motor Show Trip 2017, orang Jepang suka mengantre.

“Jepang adalah salah satu negara yang warganya selalu tertib antre. Semua mau antre, sabar, dan sesuai aturan,” ujar pria yang akrab disapa Ping-san.

Pemandangan yang terlihat sangat berbeda jauh dengan yang ada di Jakarta. Bahkan di Indonesia, ketika pintu keluar tol macet, pengendara malah mengambil jalur kanan dulu, sesampainya di ujung baru menyelak antrean berbelok ke kiri untuk keluar tol. Kebiasaan seperti itu kerap kali menimbulkan macet. Pengendara di Indonesia pun masih ada yang suka berjalan di bahu jalan.

31 Oct

Produsen Harus Berani Hadapi Tantangan Untuk Produksi Mobil Ramah Lingkungan

Cbdedge.com – Ada sebuah tantangan yang harus bisa dihadapai oleh para pabrikan mobil listrik. Saat ini mobil listrik menjadi salah satu pilihan utama para produsen mobil lantaran sifatnya yang ramah lingkungan.

Ada sebanyak tigaa jumlah tantangan yang harus dihadapi oleh para pabrikan mobil listrik, yang pertama yakni jarak tempuh. Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh President Advanced R&D and Engineering Company Toyota Motor Corporation, Kiyotaka Ise.

Di menuturkan, mobil listrik dengan baterai lithium saat ini hanya memiliki daya jelajah yang singkat. Memang, beberapa pabrikan otomotif sudah mengembangkan mobil listrik dengan jarak tempuh hingga ratusan kilometer. Tapi, ada tantangan lainnya.

“Tantangan kedua adalah soal waktu pengisian ulang baterai mobilnya,” kata Ise saat ditemui di Pasifico, Yokohama, Jepang, Sabtu (27/10/2017).

Pasalnya, butuh waktu yang lumayan lama untuk bisa mengisi daya dari baterai lithium. Bahkan untuk bisa mengisi baterai hingga full 100 persen diperlukan waktu kurang lebih sekitar delapan jam. Makanya, Toyota sedang menyiapkan teknologi baterai baru untuk menjawab tiga tantangan itu. Baterai itu adalah baterai solid-state.

Selain itu, Toyota juga sudah membentuk anak perusahaan baru yang menggandeng Mazda dan Denso. Perusahaan bernama EV C.A. Co., Ltd itu akan fokus dalam pengembangan dan produksi mobil listrik canggih.

27 Oct

Toyota Kenalkan mobil Hybrid Kali Pertama 20 Tahun Lalu

Cbdedge.com – Sebuah trobosan baru yang menggabungkan antara mesin bakar dan motor listrik menjadi satu kesatuan yang saling berkebutuhan antara satu dengan lainnya. Nantinya kedua mesin yang digabung menjadi satu tersebut akan menjadi satu buah kendaraan yang ramah lingkungan.

salah satu kendaraan yang memiliki kendaraan dengan jenis tersebut yakni Toyota. Sejak 20 tahun yang lalu, Toyota sudah terlebih dahulu mengenalkan teknologi hybrid. Dan kian maju tahun semakin banyak orang yang menggunakan mobil hybrid.

Executive Vice President Toyota Motor Corporation, Didier Leroy menuturkan bahwa pada saat pihak dari Toyota mengenalkan mobil hybrid untuk kali pertamanya, tidak ada yang beranggapan bahwa mobil tersebut akan diterima baik di masyarakat luas. Tak hanya masyarakat saja yang ragu, namun pabrikan lain dan juga media banyak yang tidak yakin akan hal tersebut.

“Ketika kami mulai dengan hybrid, tidak ada yang bisa percaya bahwa teknologi itu diterima oleh konsumen Eropa atau menarik perhatian orang Eropa. Banyak kompetitor dan media yang meragukan teknologi itu,” kata Leroy di Tokyo, Jepang.

Nyatanya, saat ini di Eropa, lebih dari 40 persen mobil di sana adalah mobil hybrid. Berdasarkan pengalaman itu, Toyota punya pandangan baru, yaitu “Start Your Imposible”.

“Karena ketika orang-orang bilang tidak mungkin, apa yang kami katakan adalah karena itu baru. Kalau sudah dinikmati konsumen, manfaatnya banyak,” ujar Leroy.

23 Oct

Mengenal Mobil Honda Yang Pertama Kali Terlahirkan

Cbdedge.com – Satu merek dari Honda untuk pertama kalinya di perindustrian otomotif yang terlahir sekitar tahun 1960an pada masa silam. Mungkin pada saat ini mobil yang ada kebanyakan mobil-mobil yang dipergunakan untuk mengangkut penumpang seperti jenis SUV yang saat ini sedang ngetrend baru-baru ini.

Berbeda dengan mobil yang dilahirkan untuk pertama kalinya yakni sebuah mobil berjenis pikap. Honda pertama kalinya melahirkan mobil pikap yang dikenal dengan T360 Truck.

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, pikap T360 Truck tersebut diproduksi untuk pertama kalinya pada tahun 1963 dan mengusung mesin empat silinder 360cc, twin-cam. Mesin tersebut berhasil menciptakan kekuatan sekitar 30 daya kuda. Selain itu, torsi yang dihasilkan mencapai 9.000 rpm.

Untuk dijadikan pembanding saja, model jadul Subaru yang hanya menggunakan mesin 360 cc dua silinder hanya dapat menghasilkan tenaga setengah dari mobil pikap T360.

Nah seiring perkembangan jaman yang kian modern, kemudian dikembangkan lagi sebuah mobil sport Honda yang hingga kini belum pernah diproduksi yakni S360 Roadster. Honda berpikir mobil dengan dua seat bermesin kecil tak laku di pasaran sehingga meluncurkan versi mesin lebih besar yaitu S500 dengan kapasitas 500cc.

Sementara untuk T360 mesin di taruh di bawah kursi pengendara antara sumbu roda depan dan roda belakang (mid engine) sehingga di bagian kursi penumpang lebih luas dan bisa menambah kapasitas kargo.

19 Oct

Mitsubishi Indonesia Pastikan Tidak Akan Ada Kasus Seperti Nissan Jepang

Cbdedge.com –  Dikabarkan salah satu rekanan aliansi Mitsubishi yakni Nissan saat ini sedanga mengalami kendala besar lantaran adanya pengecekan kualitas yang tidak dilakukan oleh karyawan tak bersertifikat. Kejadian tersebut terjadi di negara Jepang. Kasus tersebut sudah digembor-gemborkan dan hampir seluruh publik mengetahui hal tersebut.

Berbeda dengan di negara kita, Indonesia. Pihak Mitsubishi sendiri memastikan hal serupa tidak akan pernah terjadi. CEO Mitsubishi Motor Corp Osamu Masuko dalam jumpa pers yang disiarkan lewat live streaming dari Jepang mengatakan Mitsubishi sudah menerima pelajaran besar setelah adanya skandal efisiensi BBM tahun lalu. Mitsubishi tidak menginginkan ada lagi skandal di perusahaannya.

“Tahun lalu kami mendapatkan masalah yang besar, dan kami mendapatkan pelajaran yang berat. Pada akhirnya kami melakukan reformasi sumber daya manusia, reformasi struktural, dan meningkatkan kontrol internal, jadi saya pikir kami sudah mengontrolnya,” ujarnya.

Beberapa pabrik Mitsubishi yang paling baru yang berada di Indonesia dan juga Thailand sudah melakukan pengecekan terakhir dengan menggunakan sistem elektronik yakni tablet. Setiap pekerja diwajibkan untuk memasukkan ID dan juga Password dan juga data sidik jarinya.

“Jadi sulit bagi orang lain untuk memakai sistem ini. Indonesia sudah pakai finger print identification ini,” ujar Osamu.

Pabrik ini bahkan lebih canggih dari pabrik Mitsubishi di Jepang, seperti Okazaki dan Mizushima yang sistemnya masih manual. “Okazaki tahun depan akan menggunakan finger print, kemudian Mizushima,” ujarnya.

Terkait kualitas mobil, Mitsubishi, lanjut Osamu, sudah melakukan pengecekan internal terhadap kualitas mobil yang diproduksi dalam beberapa tahun terakhir. “Kami review semua dokumen kami pastikan tidak ada,” ujarnya

17 Oct

Produksi Mobil Di Australia Dihentikan, Ratusan Karyawan Kena PHK

Cbdedge.com – Di Australia mengambil keputuusan untuk berhenti memproduksi mobil berakhir pekan ini. Setelah pekan ini selesai, di Australia tidak akan ada lagi proses produksi mobil sepeti hari biasanya. Hal tersebut terjadi lantaran General Motors menutup pabrik Holden Commodore usai satu dekade beroperasi.

Pihak Holden sendiri tidak memberhentikan produksi pa seluruh tempat, Peraturan tersebut hanya berlaku di Negeri Kanguru Australia saja. Kabarnya, Holden sendiri hanya akan memproduksi mobil di Jerman dan juga pada beberapa beberapa negara lain yang nantinya juga akan di ekspor ke Australia.

Secara tidak langsung jika dilihat dengan adanya keputusan tersebut mengarah ke penurunan dan kematian pabrikan mobil di Australia sendiri. Ternyata setelah ditelisik, jawaban atas adanya keputusan tersebut lantaran terkait dengan kondisi makroekonomi dan politik bukan soal suplai dan permintaan.

Faktor lain yang telah digarisbawahi oleh para pelaku industri otomotif yakni terkait dengan tarif impor, beberapa pabrikan mobil besar mengekspor mobil mereka ke Australia tanpa dikenakan biaya. Oleh sebab itu para pabrikan mobil tidak usah repot memproduksi langsung mobilnya di Australia. Karena apabila memproduksi mobilnya disana, si pabrikan juga harus mengeluarkan biaya untuk membayar gaji buruh pabrik yang cukup tinggi.

Gaji buruh yang tinggi itu diperkirakan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan penurunan dari produksi mobil lokal. Yang berbeda dari sekarang dan 20 tahun lalu adalah negara-negara di Asia seperti Malaysia dan Thailand mulai mengalihkan produksinya dari pasar lokal menjadi untuk di ekspor ke beberapa negara lebih menguntungkan.

Selain itu, dengan adanya jumlah penurunan terkait dengan lakunya mobil ternyata juga sangat berpengaruh terhadap hal tersebut. Perjanjian perdagangan bebas yang ditandatangani 20 tahun lalu membuat banyak mobil dengan harga murah beredar disana sehingga pangsa pasar mobil buatan lokal berkurang.

Selain itu, selera orang Australia yang mulai berubah akan mobil juga cukup mempengaruhi. 20 tahun lalu misalnya, mobil sedan bermesin V6 menjadi standar mobil keluarga di sana namun karena harga BBM yang terus naik penjualannya cenderung berkurang.

Para produsen mobil disana bisa dibilang telat untuk menyesuaikan selera mobil orang Australia. Pikap truk dari berbagai negara kemudian mulai meramaikan pasar mobil di Australia yang turut berkontribusi terhadap penjualan mobil disana dimana pikap belum banyak.

Penutupan pabrik Holden ini mengikuti penghentian produksi Toyota Camry di sana setelah 54 tahun eksis di Australia. Holden dan Toyota merupakan dua pabrikan terakhir yang memproduksi mobil di Australia setelah Ford keluar setahun lalu.

14 Oct

Pandangan CEO Toyota Terhadap Mobil Otonom

Cbdedge.com – Salah satu orang penting di Toyota yakni CEO Toyota Akio Toyoda merupkan orang yang punya hobi ngebut pada saat mengendarai mobilnya sendiri. Dengan alasan hobinya tersebut, dia mengungkapkan pendapatnya jika mobil tanpa sopir adalah suatu hal yang sangat membosankan.

Pengungkapan tersebut disampaikan pada awal. Namun, ada seseorang yang berhasil menghapus pemikiran Toyoda sehingga merubah pandangannya terhadap mobil otonom.

“Sebagai orang yang suka mobil saya awalnya tidak tertarik dengan mobil otonom (tanpa sopir). Malah menurut saya mobil itu membosankan, saya tidak tertarik dalam mengubah mobil menjadi komoditas yang tidak punya jiwa,” ujarnya.

Pertemuan dengan atlet paralimpik Jepang, Miki Matheson yang meraih 3 medali emas, mengubah pandangannya. Miki harus duduk di kursi roda setelah mengalami kecelakaan mobil puluhan tahun lalu.

“Saat bertemu dengan Miki Matheson saat itu saya sadar, bagaimana pentingnya mobil otonom. Mobil otonom bisa meningkatkan kualitas hidup orang dan mungkin bisa mengurangi kecelakaan,” ujar Toyoda. Orang kedua yang berhasil mengubah pandangan Toyoda dengan mobil otonom adalah CEO Toyota Research Institue Gill Pratt.

“Saat pertama kali bertemu, orang itu sangat tinggi,” ujar Toyoda sambil tersenyum.

Pratt merupakan seorang profesor di bidang kecederdasan buatan dan robotik. “Dalam pertemuan pertama dia mengatakan, dia melihat temannya tewas dalam kecelakaan. Dan dia ingin membuat kecelakaan itu menjadi hal yang hanya ditemui di masa lalu,” ujar Toyoda. Toyota ingin mobil otonom tidak hanya sebagai pengganti sopir, tetapi malah meningkatkan kualitas pengendara. “Jika Anda yakin mobil akan melindungi Anda,” ujar Toyoda.

Toyota, sudah mengucurkan dana hingga US$ 1 miliar untuk dapat mendirikan pusat penelitian mobil otonom Toyota Research Institute (TRI) dengan bantuan dari universitas ternama di Amerika seperti MIT dan Standford.

“TRI akan membantu kami dalam balapan mobil otonom. Dan kami ingin meyakinkan dalam satu hal yakni safety first,” ujar Toyoda menekankan pentingnya keselamatan sebuah mobil otonom kepada para investor Toyota di Texas, Amerika Serikat.

Toyota akan memamerkan sistem teknologi mobil otonom terbaru dalam Olimpiade di Tokyo tahun 2020 mendatang. Kabarnya para atlet Olimpiade akan jalan-jalan dengan mobil otonom di Tokyo dan sekitarnya.

12 Oct

Takaran Berkurang, Pengendara Hindari Isi BBM Siang Hari

Cbdedge.com – Tidak sedikit para pengendara yang menghindar untuk mengisi ulang bahan bakarnya pada waktu siang hari. Kebanyakan dari mereka para pengendara berpikiran jika mengisi BBM pada siang hari takaran yang mereka dapatkan akan berkurang dibanding pada malam hari. Hal tersebut diperkirakan karena adanya penguapan.

Arif Budiman selaku kepala SPBU Pertamina di kawasan Rasuna Said, Jakarta. Dia mengungkapkan hal tersebut benarlah adanya. Namun penurunan liter bensin akibat memuai tidaklah signifikan.

“Sangat memungkinkan (bensin menguap pada siang hari-Red). Karena bensin kan sifatnya cairan, bila dispenser suhunya berubah bensin dapat memuai. Tapi tidak signifikan kok pengurangannya,” kata Arif.

Dia juga menuturkan dari pihak Pertamina sudah memberikan prosedur yang begitu ketat untuk dapat meminimalisir hal seperti itu. Antara lain dispenser telah dilengkapi teknologi guna bensin mengendap dengan sempurna. Sehingga walau jumlah liter dengan massa dapat berbeda, skalanya kecil yakni hanya beberapa mili liter saja.

“Treatment dari Pertamina bagus ya sehingga paling kalau ada penguapan hanya mengurangi beberapa mili saja. Semisal isi 20 liter, paling kalau di siang hari jadinya 19,8 liter. Nggak sampe terkuras besar,” ungkap Arif.

Akibat fenomena tersebut, Arif mengaku masih ada beberapa konsumennya yang protes bahwa liter dalam kendaraannya terkadang tidak sesuai dengan yang dipinta.

“Masih ada beberapa yang protes sih karena pengisian dinilai tidak sesuai. Tapi setelah kita buktikan dengan langsung sama-sama ngecek, baru deh dia tahu kalau kami tidak melalukan kecurangan, hanya saja memang ada penguapan. Lagipula pengurangan akibat hal tersebut tidak signifikan juga,” tutur Arif.

“Jadi, agar lebih maksimal dalam pengisian bensin lebih baik dilakukan pagi atau malam hari, ketika panas tidak terlalu menyengat. Sehingga tidak ada penguapan atau pemuaian dan literan bensin akan sesuai dengan massa atau yang diinginkan,” tutupnya.

10 Oct

Mengapa Mobil Di Setiap Negara Tidak Ditawarkan Dengan Speak Yang Sama?

Cbdedge.com – Meskipun dalam betuk body mobil setiap mobil tidak ada yang sama. Setiap mobil yang ditawarkan dalam setiap negara pasti akan mempunyai speak yang berbeda-beda tergantung tempat penjualannya.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari rasa kekecewaan para pembeli. Seperti adanya sebuah mobil yang ditawarkan di negara kita dengan negara sebelah Malaysia juga pasti akan menawarkan fitur yang berbeda pula.

Para pabrikan mengklaim fitur pada mobil tersebut disesuaikan dengan negara-negara tempat mobil dijual.

“Macam kalau kita bicara mobil premium buatan Jerman apakah kuaitasnya di Eropa sama di Indonesia sama dengan Eropa meskipun sama-sama lokal CKD disini apakah mereka mau mengorbankan kualitasnya mereka disini, nggak. Mereka punya nama jadi mereka harus jaga tuh kualitas,” ungkap Brand Development General Manager Kia Mobil Indonesia, Harry Yanto di Jakarta.

Hal tersebut kebanyakan terjadi pada mobil non-premium yang ada di luar Eropa dengan tujuan supaya mobil dapat dijual dengan membandrol harga lebih murah.

“Beda dengan merek lain yang bukan Eropa, mereka akan down spek. Tujuannya apa karena bukan mobil premium, mobil masyarakat reguler, yang penting adalah harga. Harganya masuk nanti kalau butuh diskon dikasih diskon gede. Caranya gimana, ya materialnya diturunin,” jelasnya