Category: Mobil

28 Jun

Mitsubishi Rencanakan Perluas Pasar Outlander PHEV Sampai di Asia Tenggara

Cbdedge.com  -Salah satu produk Mitsubishi di segmen hybrid electric vehicle yaitu Outlander PHEV sepertinya berhasil mendapatkan respon positif di beberapa negara dan di Benua Eropa.

Dengan kesuksesan ini, Mitsubishi Motors Corporation (MMC) berencana melebarkan sayap untuk Mitsubishi Outlander PHEV hingga pasar Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Mewujudkan hal itu sendiri bukanlah hal yang mudah, berbeda dengan pasar Eropa yang sudah baik sistem infrastrukturnya tentu penjualan mobil listrik ataupun PHEV tidak menemui masalah berarti, berbeda dengan negara berkembang seperti di Asia Tenggara, yang masih dalam tahap membangun infrastruktur.

“Kami tentu saja akan melakukan pengembangan dengan pendekatan strategi yang berbeda. Kami sudah memiliki data mengenai rencana setiap negara di Asia Tenggara, yang mulai mengarah ke kendaraan elektrik,” kata Taku Kawai, Manager ASEAN Bussines Planning Department, ASEAN Div Mitsubishi Motors Corporation.

Di Thailand, Kawai menyebutkan, kendaraan listrik diprediksi akan menembus angka 1,2 juta pada 2036. Pemerintah Thailand disebutkan akan memberikan insentif untuk produksi kendaraan listrik.

Untuk Indonesia, Mitsubishi sudah memperkirakan bahwa kendaraan listrik di Indonesia akan tumbuh 20 persen di tahun 2025. Sampai pada 2040 mendatang, Indonesia akan mulai melarang peredaran kendaraan bermesin konvensional bensin dan diesel.

Di Filipina dan Vietnam mulai merancang pengurangan ragam pajak untuk mendukung kendaraan listrik. Sedangkan di Malaysia, pada 2030 mendatang ditargetkan sudah bisa menjual 100.000 unit mobil listrik.

13 Jun

Salah Satu Langkah Mitsubishi Dapatkan Kepuasan Konsumen

Cbdedge.com – Memberikan pelayanan terbaik dan mendapatkan respon positif dari konsumen adalah keinginan setiap produsen produk apapun, tidak terkecuali produsen otomotif.

Demi mencapai hal tersebut banyak langkah yang dilakukan oleh produsen otomotif, seperti yang dilakukan oleh salah satu raksasa otomotif Jepang yaitu Mitsubishi.

Melalui Mitsubishi Motors Thailand Co., Ltd, Mitsubishi telah resmi mengadakan pelatihan baru, yakni Education Academy, di Pathum Thani. Ini merupakan salah satu cara Mitsubishi mencapai kepuasan konsumen.

“Education Academy ini mencerminkan komitmen kami di Thailand di saat negara ini sedang melakukan pergeseran ke arah value based economy,” tutur Osamu Masuko, CEO Mitsubishi Motors Corporation dalam keterangan resmi.

Dijelaskan oleh President dan CEO Mitsubishi Motors Thailand, Morikazu Chokki jika Education Academy akan menyediakan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan software dengan fokus pada peningkatan layanan penjualan dan purna jual.

Education Academy sendiri saat ini telah melayani 100-150 orang setiap hari termasuk Service Advisor, Teknisi, Staff Part, Sales Consultant, Customer Relations Officer, dan Staff Mitsubishi Motors Thailand.

“Apa yang akan diajarkan kepada staff di sini tidak hanya mengenai keahlian yang bersifat teknis. Mereka juga akan dihargai sebagai staf dengan ambisi untuk mengeksplor, jadi mereka dapat memberdayakan para pengendara kami untuk mengeksplor hal baru,” ucap Chokki.

Proyek ini sudah dimulai pada September 2017, dan sekarang 2-story building dengan luas sekitar 8.700 meter persegi telah berdiri di kawasan Mitsubishi Motrs dengan luas 17.799 meter persegi di Lamlukka, Phathum Thani.

8 Jun

Terdata Sebagai Produsen Baru, Sokonindo Automobile Mulai Tambah Pihak Leasing

Cbdedge.com – Banyak produsen dan produk dari China yang mulai ramai di Indonesia salah satunya dalam bidang otomotif. Yang terbaru ada Sokonindo Automobile yang menjual produk dari Dongfeng Motor Corporation (DFSK) di dalam negeri.

Hadirnya Sokonindo Automobile dengan produk-produk dari DFSK sendiri cukup mendapatkan respin positif dari masyarakat Indonesia. Namun, ada satu permasalahan untuk Sokonindo Automobile sebagai pemain baru yaitu kurangnya rekanan perusahaan pembiayaan (pihak leasing).

Fakta tersebut juga diakui oleh Franz Wang, Marketing Director Sokonindo. Menurutnya, Sokonindo Automobile masih harus menambah dan terus mencari rekanan perusahaan pembiayaan (pihak leasing).

Saat ini, Sokonindo Automobile baru memiliki satu satu rekanan pihak leasing, yaitu Mandiri Tunas Finance (MTF). Dalam Jakarta Fair 2018, Sokonindo Automobile juga ikut berpartisipasi dan menggandeng pihak leasing tambahan yaitu Batavia Prosperindo.

“Sejauh ini kami mempelajari bersama MTF dan Batavia Propserindo. Sekarang kami akan mengekspansi ke perusahaan pembiayaan seperti Adira Finance dan BCA Finance. Kami sedang dalam tahap finalisasi,” tutur Franz Wang.

“Segera kami akan menawarkan paket pembiayaan ke semua jaringan diler kami di Indonesia. Basiknya semua konsumen Indonesia suka paket pembiayaan untuk membeli mobil. Kami menyadari itu dan mulai mendekati perusahaan pembiayaan,” imbuh Franz lagi.

Memantau kebiasaan konsumen membeli mobil dengan cara kredit dan kondisi rekanan pihak leasing Sokonindo, wajar saja bila penjualan Glory 580 terkesan tidak agresif. CEO Sokonindo Alexander Barus menyebut sampai saat ini perusahaan baru menerima 250 unit Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Pembelinya kebanyakan di Jakarta dan sekitarnya.

5 Jun

Suzuki Indomobil Sales (SIS): Tren Mobil Kecil Akan Semakin Meningkat

Cbdedge.com – Melihat hal baru yang sedang digemari konsumen adalah hal penting bagi seorang pedagang, dan hal itu tekankan oleh Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang mengetahui tren terkini pada dunia otomotif.

Suzuki Indomobil Sales (SIS) menuturkan jika tren saat ini adalah mobil berukuran mungil. Tren ini sendiri dikatakan pihak Suzuki Indomobil Sales (SIS) hanya muncul 10 tahun sekali.

Donny Saputra selaku Direktur Pemasaran SIS mengatakan jika tren tersebut sudah dirasakan ketika peluncuran Ignis pada tahun lalu. Tahun 2017, Ignis terjual 14.157 unit dan menjadi prestasi tersendiri buat SIS sebab Ignis tidak punya pendahulu.

“Setiap 10 tahun itu ada perubahan tren. Kalau bicara ukuran rumah, dari tahun 1985 itu ukuran tanahnya 200 m2, kemudian menyusut sampai 2005 menjadi 120 m2, bahkan sekarang 2015-2018 kan sekarang cuma 80 m2. Yang artinya ruang parkir kendaraan juga menyusut,” kata Donny.

Selain itu, dijelaskan Donny, arah pengembangan teknologi listrik, tingkat kepadatan lalu lintas, perkembangan jalan yang tidak sesuai dengan penjualan mobil, dan car sharing, mengarahkan desain mobil masa depan semakin mengecil.

“Makanya waktu itu kami memperkenalkan Ignis, kendaraan compact, city car tapi SUV. Kami bawa tagline ‘Urban SUV’ dan masuk secara volume 1.500 – 2.000 unit (per bulan), kan lumayan bagus. Awalnya tidak ada sekarang jadi banyak,” imbuh Donny.

Kendati sudah mengetahui tren yang akan ramai yaitu kendaraan kecil, namun dikaui Donny perlu adanya peningkatan dan bukan kendaraan kecil model biasa serta bergaya lama.

“Kelihatannya ke depan, kendaraan makin lama makin compact. Tapi bukan seperti compact yang ada sekarang, harus berarti sesuatu. Ada sesuatu yang baru,” tegas Donny.

21 May

Pada Tahun 2019 Venom F5 Akan Menjadi Mobil Tercepat Dunia

Cbdedge.com – Tuner Texas berhasil mengenalkan produksi kendaraan pertamanya yang bernama Venom F5 pada gelaran SEMA Show 2017 Las Vegas. Saat itu, Venom F5 belum selai di bangun.

Sekarang, kendaraan tersebut akan dikembangkan untuk bisa menjadi hypercar dengan kecepatan hingga 300 mph (482 kpj) oleh Hennessey Performance. Keputusan ini dikatakan akan rampung tahun depan.

“Tujuan kami adalah 300 mph (482 km/jam) Ketika kami mencapai satu tujuan, kami mencari “gunung” berikutnya untuk mendaki. Jadi, keinginan yang sangat besar bagi kami adalah merancang, mengembangkan, dan membangun mobil kami sendiri yang dapat dipesan lebih dahulu,” tutur Hennessey.

“Kami sudah melakukan ini selama 27, 28 tahun. Kami mengalahkan Bugatti pada tahun 2014 dengan Venom GT. Berapa angka besar selanjutnya? Apa tujuan besar berikutnya yang harus dituju? ” Hennessey menanyakan.

Sebelumnya pembuatan Venom F5 tidak pernah mengacu pada kecepatan yang bisa di tempuhnya, keputusan untuk menjadikan Venom F5 memiliki kecepatan luar biasa ditetapkan setelah koefisien analisis drag menentukan bahwa hypercar yang ramping memiliki koefisien drag 0,33, jauh lebih baik daripada 0,44 dari Venom GT asli.

“Para insinyur melakukan matematika dan berkata, jika kami dapat mengatur pemuatan pada ban, yang kami pikir kami bisa, mobil [dengan 1.600 hp] harus melebihi 300 mph.’” imbuhnya.

Ketika Venom Hennessey F5 masuk jalur produksi akan memakai mesin V8 twin-turbo 8.0 liter yang menyemburkan tenaga 1600 dk dan 1762 Nm torsi. Hypercar juga akan memiliki berat kurang dari 1.360 kg.

9 May

Nissan Kurangi Produksi Kendaraan Diesel di Pasar Eropa

Cbdedge.com – Beberapa kebijakan di pasar otomotif dunia membuat beberapa produsen mulai mengurangi jumlah produksinya. Salah satunya adalah kebijakan kenaikan pajak dan larangan serta pembatasan penggunaan diesel di beberapa negara.

Karena kebijakan ini, banyak produsen otomotif yang mulai bertahap mengurangi penjualan kendaraan mesin diesel di Eropa, salah satunya adalah pabrikan asal Jepang, Nissan.

“Bersama dengan produsen dan badan industri lainnya kita dapat melihat penurunan progresif dari solar tetapi kami tidak mengantisipasi akhir yang mendadak dalam jangka pendek,” tutur seorang juru bicara Nissan.

“Pada titik waktu ini dan untuk banyak pelanggan, mesin diesel modern akan tetap diminati dan terus tersedia dalam penawaran powertrain Nissan,” imbuh juru bicara perusahan tersebut.

“Di Eropa, di mana penjualan diesel kami terkonsentrasi, dorongan elektrifikasi kami akan memungkinkan kami menghentikan diesel secara bertahap dari mobil penumpang pada saat setiap pembaruan kendaraan,” tutupnya.

Karena kebijakan tersebut banyak industri otomotif menghadapi tekanan barat, Bahkan di data dari Automobile Manufacturers Association menunjukan jika ada
penurunan yang cukup besar dalam permintaan untuk kendaraan diesel di seluruh wilayah karena pelanggan beralih ke model bensin dan listrik.

5 May

MMKSI Tegaskan Penumpukan Pesanan Mitsubishi Xpander Tidak Berlangsung Lama

Cbdedge.com – Pasar otomotif untuk segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) masih dikuasai oleh produk dari Mitsubishi yaitu Xpander, bahkan sampai sekarang banyak konsumen yang masih harus menunggu untuk mempunyai mobil ini.

Keadaan ini dikarenakan terlalu banyak pesanan dari para konsumen untuk Mitsubishi Xpander. Penumpukan pesanan ini sendiri diakui oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia ( MMKSI).

Namun, dikatakan Direktur Penjualan dan Pemasaran MMKSI Bandung, Irwan Kuncoro jika situasi ini sepertinya tidak akan lama berlangsung, setidaknya sampai akhir tahun.

“Tidak sampai akhir tahun lah, nantinya akan stabil sekitar sebulananan, setara dengan waktu pengurusan BPKB,” tutur Irwan Kuncoro.

Lebih lanjut, Irwan memberitahukan jika total surat pemesanan kendaraan (SPK) Xpander yang berhasil terkumpul sudah lebih dari 66.000 unit. Dari jumlah itu, setengah lebih (50 persen) sudah terkirim pada konsumen.

“Kapasitas produksi sudah naik signifikan, mulainya hanya 5.000 unit, sekarang sudah 8.000 unit, dan terus didorong sampai target 10.000 unit, nantinya,” imbuh Irwan.

Tidak hanya di pasar otomotif Indonesia, Mitsubishi Xpander juga memiliki konsumen di beberapa negara tetangga seperti Filipina. Setelah itu, ekspor LMPV ini mengarah ke Thailand.

“Meski ada ekspor, kami yakin mendapat sokongan penuh dari prinsipal, jadi penyesuaian pasokan ke pasar domestik akan terus terjaga,” jelas Irwan.

28 Apr

Tampil Lebih Sporty di IIMS 2018, Suzuki Ignis Raih Banyak Perhatian Pengunjung

Cbdedge.com – Salah satu produk Suzuki yaitu Suzuki Ignis tampil dengan desain yang berbeda dalam ajang otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di Jakarta.

Produk city car Suzuki ini hadir dengan varian warna sporty dengan warna silver dan permainan grafis yang lebih menarik menambah kesan sporty dari mobil tersebut.

lebih detail, terdapat tulisan Suzuki Sport dominan menempel sisi bodi kendaraan. Bagian bumper depan, side skirt sampai rumah kaca spion pun mendapat sentuhan warna merah. Penggunaan LED di bagian depan juga menambah tampilan berbeda dari Ignis ini.

Sehubungan dengan tampilan baru dari Suzuki Ignis tersebut dikatakan oleh Marketing 4W Product Development & Acessories Manager PT SIS Yulius Purwanto menuturkan jika model baru tersebut untuk meningkatkan brand Suzuki.

“Ignis itu kami hadirkan untuk mengusung brand Suzuki Sport. Basisnya dari tipe GL. Ini kampanye kami meningkatkan brand aksesori. Ini sama dengan Ignis SE,” jelas Yulius saat ditemui di stand Suzuki.

Yulius menambahkan jika model baru ini tidak hanya mendapatkan perubahan di di bagian luar saja, bagian dalam dari Suzuki Ignis juga mendapatkan polesan yang menarik seperti memberikan pelapis jok dengan tulisan Suzuki Sport berwarna merah.

Dikatakan oleh salah satu tenaga penjual Suzuki Ignis di lantai pameran Suzuki, jika calon konsumen ingin menambahkan modifikasi seperti yang ditampilkan cukup memberikan tambahan dana Rp 1 juta.

“Nanti stikernya tidak harus seperti ini. Kalau mau bawa desain sendiri juga bisa,” tutur tenaga penjual yang enggan disebutkan namanya Kamis lalu.

24 Apr

RPM Xpander Naik Turun, Mitsubishi Siapkan Perbaikan Gratis di Diler Resmi

Cbdedge.com – Salah satu produk Mitsubishi yang menjadi primadona dikelasnya yaitu Mitsubishi Xpander kini sedang mengalami beberapa masalah teknis yang dirasakan oleh para konsumennya.

Masalah teknis tersebut terjadi pada revolutions per minute (RPM). Terkait masalah ini, Head of Technical Service Departement PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Boediarto menegaskan untuk para konsumen yang mengalami masalah bisa datang langsung ke diler resmi untuk melakukan perbaikan.

Boediarto mengatakan jika di disemua diler resmi Mitsubishi sudah terdapat perangkat lunak yang bisa digunakan untuk perbaikan. Boediarto juga mengatakan jika pihaknya telah siap menerima perbaikan sejak akhir Maret 2018.

“Janji kami dimulai pada kuartal pertama tahun ini, tetapi sejak akhir Maret sudah banyak yang melakukan itu dan mereka sekarang sudah tidak ada masalah lagi,” tutur Boediarto di hall A JIExpo, Kemayoran.

Lebih lanjut Boediarto menghimbau untuk para konsumen yang akan melakukan perbaikan bisa melakukan booking service. Hal ini perlu karena guna mempercepat waktu ketika datang ke bengkel untuk melakukan upgrade program.

“Yang mengalami masalah itu, menurut informasi, sudah tidak lagi ada lagi RPM yang naik, dan mereka sekarang sudah sangat senang sekali. Jadi yang mengalami masalah itu silakan datang ke bengkel,” imbuhnya.

Kasus ini sebelumnya dikeluhkan beberapa pengguna Xpander pada akhir 2017. Jadi, ketika pedal gas dilepas, tiba-tiba RPM itu naik dengan sendiri atau istilah ini dikenal dengan sebutan idle-up.

20 Apr

Target Jual Mitsubishi Triton Athlete Hanya 50 Unit Perbulan

Cbdedge.com – Produsen mobil asal Jepang, Mitsubishi melalui perwakilannya di Indonesia menegaskan jika salah satu produknya yaitu Mitsubishi Triton Athlete tidak begitu memasang terget penjualan besar.

Dijelaskan oleh Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Irwan Kuncoro jika terget yang tidak begitu besar tersebut karena Triton Athlete hanya menyasar untuk konsumen pribadi.

Mitsubishi Triton Athlete sendiri telah mendapatkan penyegaran utama pada sektor eksterior dan interor. Pikap kabin ganda ini dijual mulai Rp 431 juta hingga Rp 445 juta on the road DKI Jakarta dan sekitarnya.

“Varian ini buat pehobi atau yang suka kegiatan outdoor jadi target penjualan pun hanya 50 unit per bulan,” jelasnya Irwan Kuncoro.

Penjualan Triton secara keseluruhan, lanjut Irwan sebulan bisa mencapai 900 unit. Komposisi sekitar 70-80 persen didominasi pembeli borongan yang digunakan untuk di perkebunan atau pertambangan.

“Triton itu jagonya memang di kelas itu, jadi yang ini kita siapkan untuk yang ingin  tampil beda,” imbuhnya Irwan.

Menurut Irwan, meski kecil tetapi segmen pehobi tetap punya pasar dan dirinya juga menyakini pasar ini akan bisa berkembang lagi dan besar di masa mendatang.