Category: Mobil

3 Aug

Berpartisipasi Dalam GIIAS 2018, MINI Andalkan Tiga Produk Ini

Cbdedge.com – Mini yang merupakan anak perusahaan otomotif asal Jerman yaitu BMW ikut meramaikan gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show ( GIIAS) 2018 dengan membawa tiga produk andalan mereka.

Berbagi tempat dengan BMW Indonesia, Mini menghadirkan tujuh produknya dan tiga diantaranya New Mini 3 Door, New Mini 5 Door dan New Mini John Cooper Work. berhasil menarik perhatian pengunjung GIIAS 2018.

“Mini merupakan kombinasi antara sensasi berkendara seru, kualitas premium, desain unik dan fungsionalitas cerdas.Sejak dikenalkan di Indonesia 2011 lalu, Mini terus mempertahankan popularitasnya. Peluncuran tiga kendaraan terbarunya ini buktikan komitmen kami untuk terus melakukan pengembangan seusai dengan kebutuhan pelanggan di Indonesia,” kata President Director BMW Group Indonesia, Ramesh Divyanathan.

Ketiga model yang menarik perhatian tersebut telah mendapatkan beberapa penyegaran baru seperti  desain baru pada lampu depan dan belakang, lampu LED dengan teknologi Matrix, lampu belakang berdesain Union Jack, tiga piliihan cat eksterior dan pelek alloy.

Terlebih untuk New Mini John Cooper Work telah mendapatkan pembaruan transmisi 7-percepatan Steptronic dengan double clutch dan transmisi 8-percepatan Steptronic dengan mesin bertenaga 231 tk dan memiliki kemampuan melesat dari diam sampai 100 kpj dalam waktu 6,1 detik dengan kecepatan maksimal 235 kpj.

Untuk mesin, New Mini Cooper 3 Door dibekali dengan tenaga 136 tk yang mampu melesat dari diam sampai 100 kpj dalam waktu 7,9 detik dan kecepatan maksimum 210 kpj. Sedangkan, New Mini Cooper 5 Door diberkahi tenaga 136 tk dengan kemampuan melesat dari diam sampai 100 kpj dalam waktu 7,8 detik dengan kecepatan maksimal 207 kpj.

Dari sektor harga memang sangat fantastis yaitu Rp 720 juta sampai Rp 970 juta untuk Mini 3 Door dan Rp 750 juta sampai Rp 995 juta untuk Mini 5 door. Kemudian, Rp 1,055 miliar sampai Rp 1,280 miliar untuk New Mini John Cooper Work.

1 Aug

Obat Rindu Untuk Konsumen Indonesia, Suzuki Hadirkan Swift Hybrid di GIIAS 2018

Cbdedge.com – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 menjadi kesempatan yang bagus untuk PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meluncurkan dua produk andalannya yaitu Jimny Sierra dan Swift Hybrid.

Peluncuran kedua peroduk unggulan tersebut dikatakan oleh Donny Saputra selaku Direktur Pemasaran PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akan menjadi penawar rindu bagi para konsumen di Indonesia.

“Informasi lengkapnya tunggu di GIIAS saja. Tetapi satu model lagi punya teknologi modern yang secara global juga sudah ada,” kata Donny belum lama ini di kawasan Jakarta Selatan.

Mengenai Swift Hybrid yang akan menemani Jimny Sierra, Donny memberikan sebuah penjelasan. Ia mengatakan jika kehadiran Swift Hybrid sebagai salah satu langkah menyambut rencana pemerintah yang akan fokus mengembangkan mobil ramah lingkungan dan emisi rendah.

“Intinya banyak kejuta sekali di GIIAS 2018. Total kami akan membawa 18 model dengan masing-masing kejutan,” imbuh Donny.

Swift sendiri merupakan salah satu produk dari Suzuki yang sudah tidak lagi diperjual belikan, hal ini menyusul fokus dari Suzuki untuk memasarkan Baleno hatchback.

Swift Hybrid sendiri sudah pernah dikenalkan di di Jepang dengan dua varian berbeda yaitu Model Hybrid SG dan Swift Hybrid SL. Kedua model tersebut dikombinasikan Motor Generator Unit (MGU) kepada Auto Gear Shift (AGS).

Dengan sistem tersebut pengemudi akan disediakan dengan dua mode berkendara, mengemudi cepat, atau ingin mengefisiensi bahan bakar, dengan meningkatkan frekuensi penggunaan EV (electric vehicle).

28 Jul

Nissan Mengalami Periode Buruk di April -Juni 2018

Cbdedge.com – Hasil kurang baik dicatatkan oleh salah satu produsen otomotif asal Jepang yaitu Nissan pada kuartal pertama di tahun 2018 ini. Dari data yang tersebar keuntungan Nissan anjlok hingga 29 persen.

Penurunan ini tentu sangat merugikan dimana 29 persen disini dikatakan turun hingga angka 109,1 miliar yen atau Rp 14,1 trilun pada periode April -Juni 2018 ini.

Hal ini memang tidak bisa dihindarkan jika melihat nilai tukar mata uang dan meningkatnya biaya komoditas, ditambah dengan penurunan penjualan di Amerika Serikat dan Eropa.

Selain itu, penurunan juga tercatat pada pendapatan sendiri hingga 1,6 persen atau sekitar 2,72 triliun yen dan Rp 352,7 triliun. Ini terjadi karena penjualan retail di seluruh dunia memperoleh hasil negatif 3 persen, menjadi 1,31 juta kendaraan dalam periode tiga bulan.

“Singkatnya, hasil kami untuk kuartal ini tidak menguntungkan karena kami menghadapi sejumlah tantangan. Nissan tetap fokus pada peningkatan kualitas penjualan, khususnya di Amerika Serikat,” kata Joji Tagawa, Corporate Vice President.

Menurut informasi yang di berikan Nissan pada pasar Nissan terbesar yaitu di Amerika mengalami penurunan hingga 9,5 persen menjadi 482.000 kendaraan pada April-Juni 2018. Sedangkan di pasar Eropa, menurun 13 persen menjadi 162.000 unit.

Untuk pasar dalam negeri sendiri, penjualan Nissan di pasar wholesales turun tajam di angka 74 persen pada periode April-Juni 2018, dari 3.666 unit menjadi 953 unit.

24 Jul

Suzuki Ciaz Bangkit Dengan Beberapa Penyegaran di Bagian Ini

Cbdedge.com – Salah satu produk milik Suzuki yang berada pada segmen sedan yaitu Suzuki Ciaz dirumorkan akan kembali eksis dengan beberapa penyegaran yang dilakukan oleh pihak Suzuki.

Rumor tersebut sendiri mencuat setelah hadirnya potongan foto menggoda dari Suzuki Ciaz, lewat video singkat yang diunggah salah satu dealer Suzuki di India, Nexa.

Dari foto tersebut terlihat jika penampilan Ciaz semakin menggoda dengan oembaruan lampu depan LED 2018 Ciaz, dengan daytime running light, serta grille baru dengan elemen krom.

Tidak hanya itu, Suzuki Ciaz 2018 juga mendapat pembaruan dari segi velg dan bumper depan-belakang yang direnovasi ulang. Bagian dalam juga dikatakan punya nuansa yang lebih premium dengan plastik dan material baru, warna kayu lebih terang dan sedikit perubahan dalam warna interior keseluruhan.

Pesaing Toyota Vios dan Honda City juga diketahui akan punya instrumen cluster baru, dengan tampilan multi-info display serupa dengan yang ada di Suzuki Baleno.

Pada bagian mesin, rumornya Ciaz 2018 bakal menggendong mesin bensin empat silinder K15B VVT 1.5 liter, yang akan menggantikan versi 1.4 liter. Pihak Maruti (Suzuki) kemungkinan menawarkan teknologi smart-hybrid SHVS pada mesin bensinnya.

Suzuki Ciaz yang sekarang  memang tidak begitu menarik perhatian konsumen Indonesia, dari data penjualan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) jualan Ciaz 120 unit pada 2015. Kemudian di 2016 hanya 35 unit, 2017 30 unit, sementara di 2018 ini kosong.

28 Jun

Mitsubishi Rencanakan Perluas Pasar Outlander PHEV Sampai di Asia Tenggara

Cbdedge.com  -Salah satu produk Mitsubishi di segmen hybrid electric vehicle yaitu Outlander PHEV sepertinya berhasil mendapatkan respon positif di beberapa negara dan di Benua Eropa.

Dengan kesuksesan ini, Mitsubishi Motors Corporation (MMC) berencana melebarkan sayap untuk Mitsubishi Outlander PHEV hingga pasar Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Mewujudkan hal itu sendiri bukanlah hal yang mudah, berbeda dengan pasar Eropa yang sudah baik sistem infrastrukturnya tentu penjualan mobil listrik ataupun PHEV tidak menemui masalah berarti, berbeda dengan negara berkembang seperti di Asia Tenggara, yang masih dalam tahap membangun infrastruktur.

“Kami tentu saja akan melakukan pengembangan dengan pendekatan strategi yang berbeda. Kami sudah memiliki data mengenai rencana setiap negara di Asia Tenggara, yang mulai mengarah ke kendaraan elektrik,” kata Taku Kawai, Manager ASEAN Bussines Planning Department, ASEAN Div Mitsubishi Motors Corporation.

Di Thailand, Kawai menyebutkan, kendaraan listrik diprediksi akan menembus angka 1,2 juta pada 2036. Pemerintah Thailand disebutkan akan memberikan insentif untuk produksi kendaraan listrik.

Untuk Indonesia, Mitsubishi sudah memperkirakan bahwa kendaraan listrik di Indonesia akan tumbuh 20 persen di tahun 2025. Sampai pada 2040 mendatang, Indonesia akan mulai melarang peredaran kendaraan bermesin konvensional bensin dan diesel.

Di Filipina dan Vietnam mulai merancang pengurangan ragam pajak untuk mendukung kendaraan listrik. Sedangkan di Malaysia, pada 2030 mendatang ditargetkan sudah bisa menjual 100.000 unit mobil listrik.

13 Jun

Salah Satu Langkah Mitsubishi Dapatkan Kepuasan Konsumen

Cbdedge.com – Memberikan pelayanan terbaik dan mendapatkan respon positif dari konsumen adalah keinginan setiap produsen produk apapun, tidak terkecuali produsen otomotif.

Demi mencapai hal tersebut banyak langkah yang dilakukan oleh produsen otomotif, seperti yang dilakukan oleh salah satu raksasa otomotif Jepang yaitu Mitsubishi.

Melalui Mitsubishi Motors Thailand Co., Ltd, Mitsubishi telah resmi mengadakan pelatihan baru, yakni Education Academy, di Pathum Thani. Ini merupakan salah satu cara Mitsubishi mencapai kepuasan konsumen.

“Education Academy ini mencerminkan komitmen kami di Thailand di saat negara ini sedang melakukan pergeseran ke arah value based economy,” tutur Osamu Masuko, CEO Mitsubishi Motors Corporation dalam keterangan resmi.

Dijelaskan oleh President dan CEO Mitsubishi Motors Thailand, Morikazu Chokki jika Education Academy akan menyediakan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan software dengan fokus pada peningkatan layanan penjualan dan purna jual.

Education Academy sendiri saat ini telah melayani 100-150 orang setiap hari termasuk Service Advisor, Teknisi, Staff Part, Sales Consultant, Customer Relations Officer, dan Staff Mitsubishi Motors Thailand.

“Apa yang akan diajarkan kepada staff di sini tidak hanya mengenai keahlian yang bersifat teknis. Mereka juga akan dihargai sebagai staf dengan ambisi untuk mengeksplor, jadi mereka dapat memberdayakan para pengendara kami untuk mengeksplor hal baru,” ucap Chokki.

Proyek ini sudah dimulai pada September 2017, dan sekarang 2-story building dengan luas sekitar 8.700 meter persegi telah berdiri di kawasan Mitsubishi Motrs dengan luas 17.799 meter persegi di Lamlukka, Phathum Thani.

8 Jun

Terdata Sebagai Produsen Baru, Sokonindo Automobile Mulai Tambah Pihak Leasing

Cbdedge.com – Banyak produsen dan produk dari China yang mulai ramai di Indonesia salah satunya dalam bidang otomotif. Yang terbaru ada Sokonindo Automobile yang menjual produk dari Dongfeng Motor Corporation (DFSK) di dalam negeri.

Hadirnya Sokonindo Automobile dengan produk-produk dari DFSK sendiri cukup mendapatkan respin positif dari masyarakat Indonesia. Namun, ada satu permasalahan untuk Sokonindo Automobile sebagai pemain baru yaitu kurangnya rekanan perusahaan pembiayaan (pihak leasing).

Fakta tersebut juga diakui oleh Franz Wang, Marketing Director Sokonindo. Menurutnya, Sokonindo Automobile masih harus menambah dan terus mencari rekanan perusahaan pembiayaan (pihak leasing).

Saat ini, Sokonindo Automobile baru memiliki satu satu rekanan pihak leasing, yaitu Mandiri Tunas Finance (MTF). Dalam Jakarta Fair 2018, Sokonindo Automobile juga ikut berpartisipasi dan menggandeng pihak leasing tambahan yaitu Batavia Prosperindo.

“Sejauh ini kami mempelajari bersama MTF dan Batavia Propserindo. Sekarang kami akan mengekspansi ke perusahaan pembiayaan seperti Adira Finance dan BCA Finance. Kami sedang dalam tahap finalisasi,” tutur Franz Wang.

“Segera kami akan menawarkan paket pembiayaan ke semua jaringan diler kami di Indonesia. Basiknya semua konsumen Indonesia suka paket pembiayaan untuk membeli mobil. Kami menyadari itu dan mulai mendekati perusahaan pembiayaan,” imbuh Franz lagi.

Memantau kebiasaan konsumen membeli mobil dengan cara kredit dan kondisi rekanan pihak leasing Sokonindo, wajar saja bila penjualan Glory 580 terkesan tidak agresif. CEO Sokonindo Alexander Barus menyebut sampai saat ini perusahaan baru menerima 250 unit Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Pembelinya kebanyakan di Jakarta dan sekitarnya.

5 Jun

Suzuki Indomobil Sales (SIS): Tren Mobil Kecil Akan Semakin Meningkat

Cbdedge.com – Melihat hal baru yang sedang digemari konsumen adalah hal penting bagi seorang pedagang, dan hal itu tekankan oleh Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang mengetahui tren terkini pada dunia otomotif.

Suzuki Indomobil Sales (SIS) menuturkan jika tren saat ini adalah mobil berukuran mungil. Tren ini sendiri dikatakan pihak Suzuki Indomobil Sales (SIS) hanya muncul 10 tahun sekali.

Donny Saputra selaku Direktur Pemasaran SIS mengatakan jika tren tersebut sudah dirasakan ketika peluncuran Ignis pada tahun lalu. Tahun 2017, Ignis terjual 14.157 unit dan menjadi prestasi tersendiri buat SIS sebab Ignis tidak punya pendahulu.

“Setiap 10 tahun itu ada perubahan tren. Kalau bicara ukuran rumah, dari tahun 1985 itu ukuran tanahnya 200 m2, kemudian menyusut sampai 2005 menjadi 120 m2, bahkan sekarang 2015-2018 kan sekarang cuma 80 m2. Yang artinya ruang parkir kendaraan juga menyusut,” kata Donny.

Selain itu, dijelaskan Donny, arah pengembangan teknologi listrik, tingkat kepadatan lalu lintas, perkembangan jalan yang tidak sesuai dengan penjualan mobil, dan car sharing, mengarahkan desain mobil masa depan semakin mengecil.

“Makanya waktu itu kami memperkenalkan Ignis, kendaraan compact, city car tapi SUV. Kami bawa tagline ‘Urban SUV’ dan masuk secara volume 1.500 – 2.000 unit (per bulan), kan lumayan bagus. Awalnya tidak ada sekarang jadi banyak,” imbuh Donny.

Kendati sudah mengetahui tren yang akan ramai yaitu kendaraan kecil, namun dikaui Donny perlu adanya peningkatan dan bukan kendaraan kecil model biasa serta bergaya lama.

“Kelihatannya ke depan, kendaraan makin lama makin compact. Tapi bukan seperti compact yang ada sekarang, harus berarti sesuatu. Ada sesuatu yang baru,” tegas Donny.

21 May

Pada Tahun 2019 Venom F5 Akan Menjadi Mobil Tercepat Dunia

Cbdedge.com – Tuner Texas berhasil mengenalkan produksi kendaraan pertamanya yang bernama Venom F5 pada gelaran SEMA Show 2017 Las Vegas. Saat itu, Venom F5 belum selai di bangun.

Sekarang, kendaraan tersebut akan dikembangkan untuk bisa menjadi hypercar dengan kecepatan hingga 300 mph (482 kpj) oleh Hennessey Performance. Keputusan ini dikatakan akan rampung tahun depan.

“Tujuan kami adalah 300 mph (482 km/jam) Ketika kami mencapai satu tujuan, kami mencari “gunung” berikutnya untuk mendaki. Jadi, keinginan yang sangat besar bagi kami adalah merancang, mengembangkan, dan membangun mobil kami sendiri yang dapat dipesan lebih dahulu,” tutur Hennessey.

“Kami sudah melakukan ini selama 27, 28 tahun. Kami mengalahkan Bugatti pada tahun 2014 dengan Venom GT. Berapa angka besar selanjutnya? Apa tujuan besar berikutnya yang harus dituju? ” Hennessey menanyakan.

Sebelumnya pembuatan Venom F5 tidak pernah mengacu pada kecepatan yang bisa di tempuhnya, keputusan untuk menjadikan Venom F5 memiliki kecepatan luar biasa ditetapkan setelah koefisien analisis drag menentukan bahwa hypercar yang ramping memiliki koefisien drag 0,33, jauh lebih baik daripada 0,44 dari Venom GT asli.

“Para insinyur melakukan matematika dan berkata, jika kami dapat mengatur pemuatan pada ban, yang kami pikir kami bisa, mobil [dengan 1.600 hp] harus melebihi 300 mph.’” imbuhnya.

Ketika Venom Hennessey F5 masuk jalur produksi akan memakai mesin V8 twin-turbo 8.0 liter yang menyemburkan tenaga 1600 dk dan 1762 Nm torsi. Hypercar juga akan memiliki berat kurang dari 1.360 kg.

9 May

Nissan Kurangi Produksi Kendaraan Diesel di Pasar Eropa

Cbdedge.com – Beberapa kebijakan di pasar otomotif dunia membuat beberapa produsen mulai mengurangi jumlah produksinya. Salah satunya adalah kebijakan kenaikan pajak dan larangan serta pembatasan penggunaan diesel di beberapa negara.

Karena kebijakan ini, banyak produsen otomotif yang mulai bertahap mengurangi penjualan kendaraan mesin diesel di Eropa, salah satunya adalah pabrikan asal Jepang, Nissan.

“Bersama dengan produsen dan badan industri lainnya kita dapat melihat penurunan progresif dari solar tetapi kami tidak mengantisipasi akhir yang mendadak dalam jangka pendek,” tutur seorang juru bicara Nissan.

“Pada titik waktu ini dan untuk banyak pelanggan, mesin diesel modern akan tetap diminati dan terus tersedia dalam penawaran powertrain Nissan,” imbuh juru bicara perusahan tersebut.

“Di Eropa, di mana penjualan diesel kami terkonsentrasi, dorongan elektrifikasi kami akan memungkinkan kami menghentikan diesel secara bertahap dari mobil penumpang pada saat setiap pembaruan kendaraan,” tutupnya.

Karena kebijakan tersebut banyak industri otomotif menghadapi tekanan barat, Bahkan di data dari Automobile Manufacturers Association menunjukan jika ada
penurunan yang cukup besar dalam permintaan untuk kendaraan diesel di seluruh wilayah karena pelanggan beralih ke model bensin dan listrik.