Author: Robby Jantro

13 Dec

Ini Alasan Merosotnya Peminat Motor Honda

Cbdedge.com – Pabrikan motor asal Jepang, Honda, kini sedang mengalami penurunan angka penjualan. Terlebih di tahun 2016, di tahun 2014 honda terjual 5.051.100 unit, kemudian 2015 tercatat 4.450.000 unit, sedangkan 2016 mencapai 4.380.888 unit.

Periode 2014-2016 menjadi periode yang cukup mengecewakan bagi Honda. Sedangkan di tahun ini Honda baru menjual menjual 3.673.452 unit. hal ini di konfirmasi di Workshop Wartawan Industri 2017 di Ungaran, Semarang.

Terlepas dari angka itu, pihak Honda sendiri berharap sampai akhir tahun bisa tembus diangka 4 juta unit penjualan.

“Kalau untuk roda dua jelas faktor itu mempengaruhi kondisi pasar,” ucap David di Semarang.

Faktor penerepan tarif baru penerbitan SRUT dan kebijakan baru OJK, menjadi alasan paling kuat menurunnya penjualan, minat beli masyarakat menjadi menurun karena kedua hal tersebut.

“Mudah-mudahan tahun depan kedua faktor itu bisa lebih baik lagi, sehingga menciptakan pasar positif, khususnya buat roda dua. Daya beli masyarakat juga bisa tumbuh lagi di tahun depan,” kata David.

7 Dec

Jimny Hadir Dengan Wajah Baru

Cbdedge.com – Belum lama ini telah terciduk sedang melakukan uji coba dengan beberapa mobil-mobil yang dipakai untuk off-road mungil versi terbaru. Saat ini mobil off-road tersebut saat ini mendapat kepercayaan sebagai generasi terbaru Jimny.

Satu model paling anyar dari Jimny akhirnya terpampang secara jelas, pada waktu berada dalam jalur produksi. Untuk produk terbarunya Jimny punya wajah baru yang sangat berbeda dengan yang sebelum-sebelumnya.

Jika dilihat sekilas saja hampir mirip dengan Mercedes-Benz G-Class kalau dari segi tampilan eksteriornya. Dari beberapa informasi yang diperoleh Jimny tersebut telah bocor bisa dipastikan Suzuki memang sedang dalam proses produksi Jimnya dan siap dikirim ke pasaran.

Hal tersebut terungkap pertama kalinya lewar sebuah postingan foto yang terlihat di pabrik Suzuki yang sedang memproduksi Jimny menggunakan frame bodi yang sama dengan model sebelumnya.

Rencananya, Jimny terbaru bakalan menjalani debutnya tahun 2018 dengan berbagai pilihan mesin bensin seperti 660cc turbo, 1.0 L BoorsterJet, dan 1,2 L Dualjet. Namun ada juga varian dieselnya yaitu 1.3 L yang mengambil dari SHVS model Ciaz jika Jimny mendarat di India. Jimny terbaru juga dilengkapi dengan Suzuki AllGrip Pro system.

5 Dec

Toyota Hadirkan Promo Jelang Akhir Tahun

Cbdedge.com – Toyota memberikan kejutan melalui cara memberikan diskon terhadap beberapa harga produknya yan saat ini sedang ramai sekali diminati oleh warga Indonesia. Pada salah satu diler Toyota yang ada di Indonesia adalah PT Tunas Ridean Tbk juga turut memberikan harga spesial untuk program menyambut akhir tahun dalam layanan purna jual.

Dengan menawarkan cicilan sebesar 0% pada 3 bulan hingga 6 bulan pertama. Selain itu juga ada pengecekan tanpa biaya alias gratis. “Promo di akhir tahun memang sepertinya belum keluar semua tapi untuk saat ini ada program cicilan 0% di 3 dan 6 bulan awal dan potongan hingga check up gratis untuk mobil Gocar dan pribadi,” kata salah satu petugas penjualan di diler Toyota Jakarta Selatan.

Untuk promo yang diberikan dalam pengecekan gratis yakni pada saat mobil sudah menempuh 60.000 km (batasnya). Pengecekan pun akan dilakukan pada bagian dasbor, kaki-kaki, kopling, absorber depan dan belakang, serta aki.

“Itu khusus untuk mobil Avanza, Agya, Yaris, Rush, Innova, dan Fortuner. Bagi ojek online, mereka juga bisa dapat diskon tambahan yakni 25% kalau pakai jasa pengecekan lainnya dengan cara menunjukkan KTP dan STNKnya saja,” lanjutnya.

Dan mengenai promo yang 0% cicilan selama 3 dan 6 bulan konsumen bisa menikmati pada diler tersebut. Nah bila kredit dilakukan menggunakan Bank Mandiri, mereka juga akam berikan potongan 20% untuk jasa servis berkalanya. “Sementara untuk aftersales nya itu, mas,” papar dia lagi.

Sementara untuk potongan harga mobil Toyota, paling besar itu Toyota Rush, Rp 30 jutaan. Sedangkan sisanya seperti Avanza, Innova, dan Sienta masih normal. Dari Rp 15 sampai Rp 25 jutaan. “Tapi tentu setiap diler berbeda-beda ya potongannya,” lanjut dia.

Sedangkan di Daihatsu Terios, hingga akhir tahun nanti akan dipotong harganya sebesar Rp 35 juta. Itu berlaku untuk seluruh tipe LSUV tersebut.

“Terios paling besar (potongannya) Rp 35 juta. Atau cicilan juga boleh, tapi detailnya belum ada nih. Tidak terlalu jauh sepertinya,” ucap Yeni Diana, Sales Counter Tunas Daihatsu beberapa waktu lalu.

29 Nov

Perbedaan Warna Cat Mitsubishi Xpander Sangat Terlihat

Cbdedge.com – Dari mulai melakukan pengiriman terhadap konsumen, banyak pertanyaan yang bermunculan terkait dengan warna cat Mitsubishi Xpander yang tampak belang.

Begitu nampak jelas terlihat warna cat Mitsubishi Xpander yang dibuat di Cikarang tersebut tidak semuanya sama tertutama pada bagian bemper depan dengan warna cat yang ada di bodi mobil.

Meskipun tidak dengan jelas sekali terlihatnya namun jika diperhatikan secara seksama perbedaan warna tersebut sangat terlihat sekali. “Bukan cacat tapi ada belang kalau warna putih cukup kelihatan. Itu karena ada perbedaan material antara fiber sama plat kan,” kata Head of PR and CSR Section PT MMKSI, Jerry Amran di Solok, Sumatera Barat.

Saat ini terkait dengan hal tersebut, pihaknya sudah mulai membenahi untuk upaya menyempurnakan warna cat tersebut yah meskipun masih cukup terlihat adanya perbedaan.

“Kita udah diproduksi-produksi selanjutnya udah dibenerin. Memang pasti ada gap, belang itu pasti akan ada cuma seberapa presentase QC,” jelas Jerry.

“Recall sih nggak ya. Itu kan secara eksteriornya aja. Ada beberapa yang ngeh ganti sih nggak mungkin kita akan adjust lagi di warna,” pungkas Jerry.

24 Nov

Penduduk Indonesia Lebih Suka Dengan Mobil Berjumlah Kursi Banyak

Cbdedge.com – Seiring dengan berkembangnya zaman yang saat ini semakin memperlihatkan kemajuannya, popularitas mobil Sport Utility Vehicle (SUV) juga semakin naik meskipun dalam tahap yang tidak terlalu cepat.

Ada beberapa produsen yang telah melirik lantaran mobil dengan tipe SUV yang telah mempunyai nilai lebih pas di Indonesia lantaran tampilannya yang begitu gagah dan juga terkesan tangguh.

PT Toyota Astra Motor (TAM) belum lama ini telah meluncurkan satu produk terbarunya yakni Low SUV All New Rush sepanjang hari Kamis (23/11/2017) kemarin. Hadir sebuah perubahan yang terlihat disematkan di produk tersebut. Mobil pun standarnya kini sudah 7 kursi.

Diucapkan Wakil Presiden TAM Henry Tanoto, Rush terbaru ini mengikuti keinginan konsumen yang menginginkan mobil tangguh (SUV) namun bermuatan banyak seperti MPV.

“Intinya gini, kami tuh meluncurkan mobil berdasarkan apa maunya customer. Pemilihan ini berdasarkan survei kami di segmen ini. Mereka inginnya tujuh seater,” ucapnya di sela-sela peluncuran All New Rush di Jakarta, Kamis (23/11/2017).

“Hal ini terbukti dari penjualan Rush sebelumnya yang hampir 90 persen konsumen memilih tujuh kursi,” tambah Henry.

Pihaknya juga melihat jika pangsa pasar Indonesia tidak terlalu memperhatikan tipe mobil entah SUV ataupun MPV. Yang jelas, mereka menginginkan mobil yang keren, gagah, dan tangguh namun masih cocok sebagai mobil keluarga.

“Semua tergantung marketnya (mengapa Rush tidak 5 bangku seperti SUV pada umumnya. Kalau ngomong market kan macam-macam, ada customer behaviour, kondisi jalanan, culture, dan macam-macam. Nah, kalau di Indonesia maunya mobil bisa buat untuk keluarga tapi tetap gagah dan tangguh. Oleh karena itu SUV seven seater di Indonesia cukup diterima dengan baik,” tutur Henry.

22 Nov

Inden Untuk Mobil Crossover C-HR Sudah Dibuka Untuk Negara Indonesia

Cbdedge.com – Penawaran secara inden yang sudah dihadirkan oleh pihak Toyota untuk satu produk terbarunya yang banyak diminati oleh penggilanya saat ini sudah mulai dibuka. Tenaga penjual mobil atau salesman Toyota yang ada di Indonesia kabarnya telah membuaka pesanan inden untuk mobil crossover C-HR.

Mobil Crossover C-HR. yang telah dikabarkan akan diresmikan pada tahun depan mendatang ternyata dengan cepat menarik minat para warga Indonesia. Pihak dari Toyota telah melakukan klarifikasi terkait hal tersebut.

“Baru mendengar, sudah pasti salah,” kata Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto saat ditanyakan soal pembukaan inden C-HR.

Namun sayangnya, mobil yang memiliki wajah yang sngat unik tersebut belum siap untuk masuk pasaran Indonesia. kabaranya, Toyota Malaysia telah melakukan penjualan C-HR baru-baru ini. Hal tersebut merupakan tanda jika tidak lama lagi C-HR juga akan masuk ke negara kita.

Mobil yang memiliki lampu depan proyektor halogen, lampu DRL, pelek berukuran 17 inci. Di interiornya Toyota menambah aksen jahitan di bagian atas dasbor menambahkan kesan mewah pada C-HR.

Beberapa fitur lain di Toyota C-HR adalah keyless entry, tombol start stop untuk menstarter mobil, jok lapis kulit serta bisa disesuaikan dengan posisi punggung. Meski begitu pengaturan jok masih dilakukan dengan manual.

Tak hanya model C-HR biasa yang dipamerkan Toyota di Malaysia, ada juga C-HR yang ditambahkan komponen TRD sehingga membuat C-HR semakin terlihat agresif.

20 Nov

Rencana India Untuk Ganti Seluruh Mobil Beralih Ke Mobil Listrik

Cbdedge.com – Sudah banyak negara yang saat ini memang sedang rajin dan semangat untuk maju dalam mengembangkan jenis mobil yang sedang menjadi obrolan yang sangat ramai menjadi topik pembicaraan yakni mobil listrik. Mobil listrik juga disebut-sebut sebagai kendaraan yang ramah lingkungan.

Salah satu negara yang sedang dalam puncak proses pengembangan yakni negara India. Dikabarkan, India telah mempunyai sebuah misi untuk melakukan pergantian untuk keseluruhan mobil yang ada di India untuk beralih menggunakan mobil listrik.

Untuk mendukung misi dari India tersebut, dua produsen mobil yang berasal dari Jepang juga sudah memulai untuk memperkenalkan produknya di Negara India.

Disebut-sebut, Toyota dan Suzuki kabarnya telah menandatangani MoU untuk segera meresmikan mobil listrik di India pada tahun 2020.

Dilakukannya penandatanganan MoU tersebut merupakan salah satu hal yang baru. Sebelumnya, juga sempat ada perjanjian yang berisi kerja sama pada bulan Februari yang lalu. Isi perjanjian yang dilakukan pada Februari lalu berisi terkait dengan tugas dari dua produsen asal jepang tersebut. Untuk Suzuki mempunyai tugas untuk memproduksi mobil listrik dan untuk Toyota nantinya akan mendukung dari segi teknisnya.

Nantinya, dua produsen mobil tersebut akan menindak lanjuti dalam mendalami terkait penerimaan dan penggunaan mobil listrik di India. Dalam studi tersebut juga didalami soal mengatur tempat pengecasan serta layanan purnajual mobil listrik.

Untuk pihak dari Suzuki sendiri juga telah mengumumkan adanya rencana untuk memproduksi baterai ion lithium di pabrik Gujarat India. Untuk semua komponen nantinya akan diproduksi secara lokal mulai dari baterai, motor listrik, dan komponen penting lainnya.

Harga juga menjadi salah satu pertimbangan dari Suzuki maka itu memilih untuk memproduksinya sedara lokal.

16 Nov

Mitsubishi Xpander Siap Rebut Pangsa Pasar Toyota Avanza

Cbdedge.com – Kehadiran dan munculnya Mitsubishi Xpander sudah siap untuk menggebrak dunia industri otomotif nasional. Mitsubishi Xpander sendiri sudah masuk dan berada di posisi riuh yakni low MPV.

Ada satu produk yang terlihat sangat terganggu dengan kehadiran Mitsubishi Xpander sendiri yakni Toyota Avanza. Sebelum kehadiran Mitsubishi Xpander, Toyota Avanza berhasil merebut pangsa pasar di Indonesia dengan mencetak angka penjualan yang begitu fantastis dengan waktu yang terbilang sangat singkat.

Xpander hadir dengan menawarkan sesuatu yang sebelumnya belum ada. Untuk keunggulan yang dihadirkan oleh Xpander sendiri salah satunya dengan mengsung satu desain yang terlihat atraktif dan hal tersebutlah yang membedakan dengan produk-produk lainnya yang sudah ada terlebih dahulu.

Produk sebelumnya seperti Avanza, Suzuki Ertiga dan Honda Mobilio yang merupakan pemain lama terlihat cukup gerah dengan kehadiran Xpander di pasaran tanah air. Pihaknya sangat pindah dalam merebut perhatian para peminat yang tertarik dengan desain atraktif yang ditawarkan Xpander.

Avanza yang saat ini menjadi pemimpin pangsa pasar dalam segemen ini juga harus melakukan sesuatu untuk tidak tertinggal jauh dari Xpander sendiri. Selain desain yang atraktif yang begitu penting ketika pertama kalinya para konsumen memandang,  soal sistem penggerak roda yang berbeda antara Avanza dan pesain lainnya juga menjadi persoalan.

“Sebenarnya kami tidak terlalu memikirkan soal produk di merek lain. Entah itu desain, mesin atau fitur lainnya. Kami selalu mencoba menghadirkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk itu Avanza” jelas Henry Tanoto, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor, di Surabaya, Rabu (15/11/2017).

Sudah selama sepuluh tahun ini Avanza menjadi produk yang paling banyak peminatnya. Artinya, low MPV andalan Toyota tersebut sangat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan mobil multiguna bawah.

“Avanza sama sekali tidak terpengaruh dengan desain kompetitor. Hal yang pasti, kondisi ini menguntungkan buat konsumen, karena jadi memiliki banyak pilihan. Ke depannya, bila ada model baru, tetap tidak melulu kami hanya memikirkan soal desain, karena yang terpenting adalah kebutuhan konsumen,” jelas Henry.

14 Nov

Nissan Siap Boyong Mobil Listrik Ke Indonesia

Cbdedge.com – Salah satu produsen roda empat yang sudah dikabarkan akan memperkenalkan sebuah mobil yang mengusung tema ramah lingkungan akan segera masuk ke tanah air. Produkan tersebut yakni Nissan.

Pada waktu belum lama ini Nissan telah melakukan percobaannya dengan sebuah Nissan Note e-Power. Hingga saat ini pihak Nissan masih memikirkan lebih jauh terkait hal tersebut. Soalnya, terkait dengan keadaan pasar yang ada di Asia Tenggara penerapan full dengan mobil listrik masih belum terlihat mumpuni untuk segera digunakan dalam waktu dekat ini.

Penuturan tersebut disampaikan langsung oleh pihak Marketing and After Sales Service Director Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy. “Secara teknologi Honda ada (mobil listrik atau yang serupa) karena di Jepang trennya sudah ke sana. Dan untuk dites di Indonesia pun tak masalah. Tapi untuk diterapkan dalam waktu dekat khususnya pada pasar Asia Tenggara masih memerlukan transisi sebab ada beberapa hal yang harus diperhatikan,” ujar Jonfis.

“Misalkan pemakaian listriknya dari apa? Kalau untuk mengurangi emisi dan bensin, pembangkit listrik kan pakai batu bara dan CO-nya juga besar. Nah sanggup tidak kita buat pembangkit listrik yang bersih (ramah lingkungan),” lanjutnya.

Pihaknya juga menuturkan terkait dengan persoalan limbah baterai nantinya juga akan menjadi perhatian yang penting ketika sudah membawa mobil dengan menggunakan teknologi tersebut. “Baterai mobil listrik kan besar, bukan kayak baterai handphone. Nah ini mau dibuang ke mana limbahnya? Siapa yang mau investasi? Karena itu bahan yang cukup berbahaya untuk lingkungan, bisa meledak dan sebagainya,” paparnya.

Dengan melihat keadaan Indonesia saat ini, menurutnya yang paling tepat ialah mengeluarkan kendaraan yang rendah konsumsi bahan bakar. Setelahnya baru diperkenalkan secara perlahan sambil memikirkan jalan keluar dari hal tersebut.

“Paling reasonable di sini (Indonesia) ialah mobil yang membutuhkan bahan bakar rendah dengan harga terjangkau. Kemudian beralih ke turbo, hibrida, plug-in hybrid, listrik, lebih jauhnya ke hidrogen,” ucap Jonfis.

“Tapi kalau Anda ingin beli mobil hibridanya Honda kita ada kok, sudah siap,” tutupnya.

9 Nov

Mobil Otonom Sedang Marak Dikembangkan Produsen Amerika Serikat

Cbdedge.com – Pada akhir-alhir ini para produsen otomotif sedang ramai sekali dalam berlomba untuk memproduksi sebuah mobil otonom. Mereka dengan semangatnya mulai mencoba untuk mengmbangkan mobil otonom yang rate nya sedang meningkat dikalangan pecinta otomotif.

Maksud dari mobil otonom itu sendiri yakni sebuah mobil yang nantinya tidak memerlukan seorang pengemudi untuk bisa berjalan. Mengapa begitu, yaps mobil otonom menggantikan fungsi manusia yang menjadi dengan sebuah sistem kecerdasan buatan atau artificial intelligent (AI).

Jadi penumpang yang berada di dalam mobil cukup duduk manis dan bisa menjalankan kegiatan yang lainnya di dalam mobil otonom. Salah satu produsen besar yang berasal dari Amerika Serikat, Alphabet Inc’s Waymo yang bekerja dibawah atap Google kabaranya tidak lama lagi akan segera meluncurkan sebuah layanan kendaraan shutter tanpa manusia di belakang kemudinya.

Hal tersebut disampaikan oleh John Krafcik, Chief Executive Waymo, layanan self-driving tersebut sudah diuji di jalanan umum sekitar Arizona. Dalam beberapa bulan yang akan datang nanti, masayarakat luas sudah diperbolehkan untuk menjajal armada minivan Flat Chrysler Pacifica dari Waymo dalam rangka uji coba.

Mobil akan melaju ke berbagai medan seperti jalan utama hingga pinggiran kota Phoenix, Arizona. Pilihan area tersebut dikarenakan cuaca di sana cukup kering (tidak bersalju atau hujan lebat) dan mudah diprediksi.

Awalnya, penumpang berpergian dengan seorang karyawan Waymo yang berada di belakang kemudi untuk menjelaskan beberapa fungsi tombol pada mobil seperti cara menghentikan laju roda empat tersebut. Selanjutnya, karyawan itu akan membiarkan pencoba untuk menikmati sensasi mobil tanpa sopir secara penuh.

“Tujuan dari peluncuran mobil tanpa awak ini untuk berkendara pada skala padat seperti lingkungan perkotaan dengan aman,” ujar GM Waymo, Mary Barra.

Seiring berjalannya waktu, Flat Chrysler Pacifica akan mampu menembus jalanan dengan cuaca ekstrem seperti curah hujan yang cukup tingi dan juga bersalju.