Author: Robby Jantro

18 Oct

PCX Saingi Pasaran NMAX Dengan Harga Selangit

Cbdedge.com – Pada kelas 150 cc, Honda PCX boleh saja kalah dengan Yamaha NMAX. Salah satu faktor yang membuat kalah pamor yakni dari sisi harga yang lumayan mahal. Hal tersebut yang menjadi tantangan untuk pasaran PCX.

Harga PCX dibandroo dengan harga tinggi dikarenakan motor tersebut memang didatangkan langsung dari Thailand. Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya pun mengakui agar bisa bersaing, motor harus diproduksi di Indonesia.

“Ya kalau di pasar yang high-end (skuter bongsor) dengan harga segitu (Rp 20 jutaan ke atas) sedang berkembang ya mau nggak mau harus dibuat di domestik,” ujarnya, di Gunung Kidul, Yogyakarta.

Meski demikian, pihaknya masih juga merasa enggan menuturkan apakah PCX masih akan didatangakan CBU ataupun akan dirakit secara lokal.  “Itu yang masih saya bilang, salah satu pertimbangan di final study. Bisa baru bisa juga yang itu, tipenya apa, bisa yang CBU bisa yang baru,” tuturnya.

Yang jelas lanjut Thomas, pasar skuter bongsor di atas Rp 20 jutaan memang sedang berkembang dan cukup tinggi peminatnya. “Yang jelas bermainnya di pasar high end, jadi pasar matik di atas Rp 20 juta ini berkembang, jadi Rp 20- Rp 30 jutaan pasarnya ada,” tambahnya.

17 Oct

Produksi Mobil Di Australia Dihentikan, Ratusan Karyawan Kena PHK

Cbdedge.com – Di Australia mengambil keputuusan untuk berhenti memproduksi mobil berakhir pekan ini. Setelah pekan ini selesai, di Australia tidak akan ada lagi proses produksi mobil sepeti hari biasanya. Hal tersebut terjadi lantaran General Motors menutup pabrik Holden Commodore usai satu dekade beroperasi.

Pihak Holden sendiri tidak memberhentikan produksi pa seluruh tempat, Peraturan tersebut hanya berlaku di Negeri Kanguru Australia saja. Kabarnya, Holden sendiri hanya akan memproduksi mobil di Jerman dan juga pada beberapa beberapa negara lain yang nantinya juga akan di ekspor ke Australia.

Secara tidak langsung jika dilihat dengan adanya keputusan tersebut mengarah ke penurunan dan kematian pabrikan mobil di Australia sendiri. Ternyata setelah ditelisik, jawaban atas adanya keputusan tersebut lantaran terkait dengan kondisi makroekonomi dan politik bukan soal suplai dan permintaan.

Faktor lain yang telah digarisbawahi oleh para pelaku industri otomotif yakni terkait dengan tarif impor, beberapa pabrikan mobil besar mengekspor mobil mereka ke Australia tanpa dikenakan biaya. Oleh sebab itu para pabrikan mobil tidak usah repot memproduksi langsung mobilnya di Australia. Karena apabila memproduksi mobilnya disana, si pabrikan juga harus mengeluarkan biaya untuk membayar gaji buruh pabrik yang cukup tinggi.

Gaji buruh yang tinggi itu diperkirakan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan penurunan dari produksi mobil lokal. Yang berbeda dari sekarang dan 20 tahun lalu adalah negara-negara di Asia seperti Malaysia dan Thailand mulai mengalihkan produksinya dari pasar lokal menjadi untuk di ekspor ke beberapa negara lebih menguntungkan.

Selain itu, dengan adanya jumlah penurunan terkait dengan lakunya mobil ternyata juga sangat berpengaruh terhadap hal tersebut. Perjanjian perdagangan bebas yang ditandatangani 20 tahun lalu membuat banyak mobil dengan harga murah beredar disana sehingga pangsa pasar mobil buatan lokal berkurang.

Selain itu, selera orang Australia yang mulai berubah akan mobil juga cukup mempengaruhi. 20 tahun lalu misalnya, mobil sedan bermesin V6 menjadi standar mobil keluarga di sana namun karena harga BBM yang terus naik penjualannya cenderung berkurang.

Para produsen mobil disana bisa dibilang telat untuk menyesuaikan selera mobil orang Australia. Pikap truk dari berbagai negara kemudian mulai meramaikan pasar mobil di Australia yang turut berkontribusi terhadap penjualan mobil disana dimana pikap belum banyak.

Penutupan pabrik Holden ini mengikuti penghentian produksi Toyota Camry di sana setelah 54 tahun eksis di Australia. Holden dan Toyota merupakan dua pabrikan terakhir yang memproduksi mobil di Australia setelah Ford keluar setahun lalu.

14 Oct

Pandangan CEO Toyota Terhadap Mobil Otonom

Cbdedge.com – Salah satu orang penting di Toyota yakni CEO Toyota Akio Toyoda merupkan orang yang punya hobi ngebut pada saat mengendarai mobilnya sendiri. Dengan alasan hobinya tersebut, dia mengungkapkan pendapatnya jika mobil tanpa sopir adalah suatu hal yang sangat membosankan.

Pengungkapan tersebut disampaikan pada awal. Namun, ada seseorang yang berhasil menghapus pemikiran Toyoda sehingga merubah pandangannya terhadap mobil otonom.

“Sebagai orang yang suka mobil saya awalnya tidak tertarik dengan mobil otonom (tanpa sopir). Malah menurut saya mobil itu membosankan, saya tidak tertarik dalam mengubah mobil menjadi komoditas yang tidak punya jiwa,” ujarnya.

Pertemuan dengan atlet paralimpik Jepang, Miki Matheson yang meraih 3 medali emas, mengubah pandangannya. Miki harus duduk di kursi roda setelah mengalami kecelakaan mobil puluhan tahun lalu.

“Saat bertemu dengan Miki Matheson saat itu saya sadar, bagaimana pentingnya mobil otonom. Mobil otonom bisa meningkatkan kualitas hidup orang dan mungkin bisa mengurangi kecelakaan,” ujar Toyoda. Orang kedua yang berhasil mengubah pandangan Toyoda dengan mobil otonom adalah CEO Toyota Research Institue Gill Pratt.

“Saat pertama kali bertemu, orang itu sangat tinggi,” ujar Toyoda sambil tersenyum.

Pratt merupakan seorang profesor di bidang kecederdasan buatan dan robotik. “Dalam pertemuan pertama dia mengatakan, dia melihat temannya tewas dalam kecelakaan. Dan dia ingin membuat kecelakaan itu menjadi hal yang hanya ditemui di masa lalu,” ujar Toyoda. Toyota ingin mobil otonom tidak hanya sebagai pengganti sopir, tetapi malah meningkatkan kualitas pengendara. “Jika Anda yakin mobil akan melindungi Anda,” ujar Toyoda.

Toyota, sudah mengucurkan dana hingga US$ 1 miliar untuk dapat mendirikan pusat penelitian mobil otonom Toyota Research Institute (TRI) dengan bantuan dari universitas ternama di Amerika seperti MIT dan Standford.

“TRI akan membantu kami dalam balapan mobil otonom. Dan kami ingin meyakinkan dalam satu hal yakni safety first,” ujar Toyoda menekankan pentingnya keselamatan sebuah mobil otonom kepada para investor Toyota di Texas, Amerika Serikat.

Toyota akan memamerkan sistem teknologi mobil otonom terbaru dalam Olimpiade di Tokyo tahun 2020 mendatang. Kabarnya para atlet Olimpiade akan jalan-jalan dengan mobil otonom di Tokyo dan sekitarnya.

12 Oct

Takaran Berkurang, Pengendara Hindari Isi BBM Siang Hari

Cbdedge.com – Tidak sedikit para pengendara yang menghindar untuk mengisi ulang bahan bakarnya pada waktu siang hari. Kebanyakan dari mereka para pengendara berpikiran jika mengisi BBM pada siang hari takaran yang mereka dapatkan akan berkurang dibanding pada malam hari. Hal tersebut diperkirakan karena adanya penguapan.

Arif Budiman selaku kepala SPBU Pertamina di kawasan Rasuna Said, Jakarta. Dia mengungkapkan hal tersebut benarlah adanya. Namun penurunan liter bensin akibat memuai tidaklah signifikan.

“Sangat memungkinkan (bensin menguap pada siang hari-Red). Karena bensin kan sifatnya cairan, bila dispenser suhunya berubah bensin dapat memuai. Tapi tidak signifikan kok pengurangannya,” kata Arif.

Dia juga menuturkan dari pihak Pertamina sudah memberikan prosedur yang begitu ketat untuk dapat meminimalisir hal seperti itu. Antara lain dispenser telah dilengkapi teknologi guna bensin mengendap dengan sempurna. Sehingga walau jumlah liter dengan massa dapat berbeda, skalanya kecil yakni hanya beberapa mili liter saja.

“Treatment dari Pertamina bagus ya sehingga paling kalau ada penguapan hanya mengurangi beberapa mili saja. Semisal isi 20 liter, paling kalau di siang hari jadinya 19,8 liter. Nggak sampe terkuras besar,” ungkap Arif.

Akibat fenomena tersebut, Arif mengaku masih ada beberapa konsumennya yang protes bahwa liter dalam kendaraannya terkadang tidak sesuai dengan yang dipinta.

“Masih ada beberapa yang protes sih karena pengisian dinilai tidak sesuai. Tapi setelah kita buktikan dengan langsung sama-sama ngecek, baru deh dia tahu kalau kami tidak melalukan kecurangan, hanya saja memang ada penguapan. Lagipula pengurangan akibat hal tersebut tidak signifikan juga,” tutur Arif.

“Jadi, agar lebih maksimal dalam pengisian bensin lebih baik dilakukan pagi atau malam hari, ketika panas tidak terlalu menyengat. Sehingga tidak ada penguapan atau pemuaian dan literan bensin akan sesuai dengan massa atau yang diinginkan,” tutupnya.

10 Oct

Mengapa Mobil Di Setiap Negara Tidak Ditawarkan Dengan Speak Yang Sama?

Cbdedge.com – Meskipun dalam betuk body mobil setiap mobil tidak ada yang sama. Setiap mobil yang ditawarkan dalam setiap negara pasti akan mempunyai speak yang berbeda-beda tergantung tempat penjualannya.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari rasa kekecewaan para pembeli. Seperti adanya sebuah mobil yang ditawarkan di negara kita dengan negara sebelah Malaysia juga pasti akan menawarkan fitur yang berbeda pula.

Para pabrikan mengklaim fitur pada mobil tersebut disesuaikan dengan negara-negara tempat mobil dijual.

“Macam kalau kita bicara mobil premium buatan Jerman apakah kuaitasnya di Eropa sama di Indonesia sama dengan Eropa meskipun sama-sama lokal CKD disini apakah mereka mau mengorbankan kualitasnya mereka disini, nggak. Mereka punya nama jadi mereka harus jaga tuh kualitas,” ungkap Brand Development General Manager Kia Mobil Indonesia, Harry Yanto di Jakarta.

Hal tersebut kebanyakan terjadi pada mobil non-premium yang ada di luar Eropa dengan tujuan supaya mobil dapat dijual dengan membandrol harga lebih murah.

“Beda dengan merek lain yang bukan Eropa, mereka akan down spek. Tujuannya apa karena bukan mobil premium, mobil masyarakat reguler, yang penting adalah harga. Harganya masuk nanti kalau butuh diskon dikasih diskon gede. Caranya gimana, ya materialnya diturunin,” jelasnya

7 Oct

Dua Buah Motobus Dihadirkan Di Indonesia

Cbdedge.com – Motobus, sebuah unit keluaran terbaru yang berfungsi mengangkut penumpang sekaligus bersama dengan motornya. Saat ini baru saja ada dua unit motobus yang ada di Indonesia hingga akhir tahun nanti.

Namun, kabarnya pihak motobus akan menambah unitnya semakin banyak lagi. “Untuk sampai akhir tahun mungkin memang dua unit dulu. Tapi tahun depan akan kita tambah unitnya,” ujar Humas PT Motobus trans Nusantara, Wulandari, di Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (3/10/2017).

Namun, terkait dengan berapa jumlah unit yang nantinya akan ditambah, pihaknya belum mengetahui. Yang pasti penambahan unit juga akan disesuaikan dengan ketertarikan dan kebutuhan konsumen.

“Kita akan tambah lagi beberapa unit tapi jumlahnya saya belum dapat konfirmasi berapa jumlahnya,” ucapnya.

Bus yang dapat ‘menelan’ motor itu saat ini baru beroperasi melayani rute Jakarta-Bandung dengan jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat. Waktu beroperasi Motobus dimulai pukul 05.00 WIB dan 14.00 WIB di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur dan Terminal Leuwi Panjang, Bandung.

5 Oct

Rencana Mitsubishi Hadirkan Xpander Untuk Anak Muda

Cbdedge.com – Para pembeli mobil Mitsubishi Xpander rata-rata didominasi oleh para masyarakat yang sudah berkeluarga. Namun, jika nanti kedepannya akan ada banyak para pemuda yang juga tertarik untuk memiliki mobil Mitsubishi Xpander , tidak menutup kemungkinan pihak Mitsubishi akan menghadirkan Xpander yang cocok untuk digunakan para kalangan anak muda.

“Saat ini kami fokus di mobil keluarga tapi mobil ini punya performa baik saat diajak berkendara kami tidak menutup kemungkinan ke depan untuk mempelajari kalau ada permintaan yang banyak buat anak muda, tapi sekarang fokus di mobil keluarga,” kata President Director PT MMKSI, Kyoya Kondo di pabrik Mitsubishi, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/10/2017).

Bukan hanya itu saja, Mitsubishi juga telah menyiapkan dari jauh-jauh hari sebuah aksesoris asli yang ditujukan untuk bisa mempercantik tampilan Xpander yang juga bisa didapatkan di diler-diler Mitsubishi.

“Aksesoris sudah ada beberapa yang tersedia di diler mulai dari yang kecil-kecil hingga buat mempercantik tampilan eksterior,” tambah Kondo.

3 Oct

Toyota Dan Mazda Bersatu Dalam Produksi Mobil Listrik

Cbdedge.com – Dua perusahaan otomotif yang berasal dari Jepang yakni Toyota dan Mazda saat ini sudah mulai menjalankan rencananya untuk berkolaborasi secara bisnis dan juga permodalan. Tidak hanya sampai disitu saja, kedua pabrikan besar asal Jepang tersebut juga bersatu untuk memproduksi mobil listrik.

Mazda Motor Corporation (Mazda), Denso Corporation (Denso), dan Toyota Motor Corporation (Toyota) telah menandatangani kontrak kerja sama untuk mengembangkan teknologi dasar kendaraan listrik. Ketiga perusahaan itu akan mendirikan perusahaan baru yang terdiri dari beberapa insinyur terpilih dari Mazda, Denso, dan Toyota. Nama perusahaan itu adalah EV C.A. Spirit Co., Ltd.

“Karena negara dan wilayah di seluruh dunia menerapkan kebijakan yang semakin ketat untuk membantu mengurangi gas rumah kaca, kendaraan listrik mulai bermunculan. Mematuhi peraturan lingkungan ini, sambil memastikan pertumbuhan perusahaan kami yang berkelanjutan, memerlukan pengembangan berbagai teknologi dan teknologi powertrain, kami menganggap kendaraan listrik sebagai bidang teknologi utama dalam proses ini, bersama kendaraan sel bahan bakar,” tulis siaran pers Mazda.

Ketiga perusahaan tersebut sudah memutuskan untuk bersatu dalam mengembangkan teknologi struktural dasar yang berasal dari kendaraan listrik yang dapat mencakup beragam segmen dan juga jenis kendaraan.

Perjanjian ini mencakup beberapa model, mulai dari kendaraan kecil, SUV hingga truk ringan.

Proses pengembangan kendaraan listrik ini pun memanfaatkan keunggulan dari tiga perusahaan tersebut. Mazda, misalnya, mengandalkan perencanaan produk dan kecakapan dalam pengembangan berbasis pemodelan komputer, Denso dengan keahlian kelistrikan serta Toyota dengan platform Toyota New Global Architecture (TNGA).

Adapun tugas dari perusahaan baru yang dibentuk Mazda, Toyota, dan Denso ini meliputi:
1. Meneliti karakteristik (arsitektur umum) yang mendefinisikan kinerja dan fungsi kendaraan listrik yang optimal dari sudut pandang komponen individual maupun keseluruhan kendaraan;
2. Memverifikasi instalasi komponen dan kinerja kendaran yang direalisasikan oleh karakteristik yang dicapai pada poin 1.
3. Mmeeriksa konsep optimal untuk setiap klasifikasi mobil berkenaan dengan masing-masing komponen dan masing-masing jenis kendaraan yang direalisasikan dengan pencapaian poin 1 dan 2.

30 Sep

GIIAS Resmi Dibuka Di Surabaya Lima Hari Kedepan

Cbdedge.com – Tepat hari ini Rabu (20/9/17) GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) resmi membuka pergelaran ajang Sbobet Indolucky GIIAS Surabaya Auto Show 2017 di Grand City Convex – Surabaya.

Acara tersebut akan berlangsung selama 5 hari dari tanggal 20 hingga tanggal 24 September mendatang. GIIAS Surabaya Auto Show merupakan salah satu rangkaian pameran otomotif berskala internasional milik GAIKINDO.

Tahun ini GIIAS Surabaya Auto Show 2017 menjadi rangkaian ke- III setelah kehadiran GIIAS Makassar Auto Show (10-14 Mei 2017) dan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 – ICE BSD (10-20 Agustus 2017).

Pameran otomotif ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Ahmad Sukardi, MM  dan Ketua III GAIKINDO, Rizwan Alamsjah, yang sekaligus adalah Ketua Penyelenggaraan Rangkaian pameran GIIAS 2017.

Dalam sambutannya, Ahmad Sukardi juga mengungkapkan dukungannya terhadap pameran yang telah 3 kali terselenggara ini.

“Atas nama pemerintah provinsi Jawa Timur dan masyarakat Jawa Timur, saya menyambut baik penyelenggaraan GIIAS Surabaya Auto Show 2017. Ini membuktikan bahwa Jawa Timur memiliki prospek yang baik sebagai penyumbang penjualan mobil nasional,” tuturnya.

Selain itu Sukardi mengungkapkan harapannya kepada penyelenggaraan pameran GIIAS Surabaya Auto Show 2017, ” Pameran ini sangat berarti bagi Jawa Timur, mudah-mudahan pameran ini sukses di Jawa Timur karena Jatim juga punya kepentingan untuk peningkatan pendapat daerah.”

28 Sep

Pihak Jasa Marga Dukung Pembayaran Tol Secara Elektronik

Cbdedge.com – Dinas Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek menyampaikan penilaian terkait sistem elektroknik yang diharapkan akan lebih efisien dan juga praktis dibandingkan dengan menggunakan transaksi manual atau tunai menggunakan uang pas.

Dilihat dari beberapa kajian perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini, waktu yang terpotong relatif lebih banyak dengan menggunakan metode tersebut bisa berkurang dari 4 hingga lima detik lamanya transaksi.

Deputi General Manager Traffic Management cabang Jakarta-Cikampek, Cece Kosasih mengatakan, pembayaran manual bisa memakan waktu selama 6 detik dalam sistem terbuka. Sedangkan sistem tertutup bisa mencapai 9 detik di ruas tol.

“Sementara bila menggunakan transaksi elektronik, waktu yang dibutuhkan hanya 2 sampai 4 detik saja dalam sistem terbuka maupun tertutup,” ujar Cece di kantornya, Selasa (19/9/2017).

Cece yakin, transaksi elektronik ini bisa mengular kepadatan kendaraan yang rawan terjadi di gerbang tol. Dengan begitu, pengguna tol akan semakin nyaman melintasi ruas tol setempat.

“Tujuan kami menerapkan sistem ini untuk meningkatkan pelayanan, sehingga pengendara lebih cepat bertransaksi,” kata Cece.

Menurut dia, ada dua sistem di ruas tol Jakarta-Cikampek, yaitu terbuka dan tertutup. Dikatakan secara terbuka, pengendara diwajibkan membayar transaksi di gerbang masuk tol.