Toyota Tarik Perhatian Warga Indonesia Dengan Luncurkan Vios Bertampang Baru

3 Apr

Toyota Tarik Perhatian Warga Indonesia Dengan Luncurkan Vios Bertampang Baru

Cbdedge.com – Peluncuran yang baru saja dilakukan oleh pihak Toyota dengan memperkenalkan jenis Vios teranyarnya dengan tampang yang lebih segar dari yang sebelumnya.

Pihak dari Toyota sendiri mempunyai sebuah alasan dengan terlahirnya Vios model terbarunya yang diharapkan akan bisa dengan mudah menarik kembali minat konsumen terhadap pasar sedan yang ada di Indonesia.

Minat para konsumen terhadap pasaran sedan di tanah air memeng dalam beberapa tahun terakhir uni selalu menunjukkan penurunan yang lumayan banyak.

“Peluncuran New Vios ini merupakan bentuk nyata dukungan Toyota terhadap keinginan pemerintah khususnya Kementerian Perindustrian, untuk meramaikan pasar sedan di Indonesia, sekaligus meningkatkan pasar ekspor sedan kita,” kata Executive General Manager PT Toyota Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto, Selasa (3/4/2018).

Toyota sendiri memang dengan sengaja menghadirkan Toyota untuk bisa menyambut rencana pajak barang mewah yang akan diberlakukan pemerintah dari sejak lama memang terdengar wira-wiri di telinga.

Yah meskipun pada kenyataannya hingga sekarang masih belum terlihat diberlakukannya rencana tersebut. “Pemerintah telah mencanangkan untuk menurunkan pajak barang mewah sedan. Hal ini tentu saja disambut positif oleh pelaku industri otomotif di Tanah Air,” jelas Soerjo.

Hingga saat ini, tarif PPnBM untuk mobil jenis sedan masih sebesar 30%. Sedangkan untuk kendaraan yang berjenis lain masih dikenakan PPnBM 10% hingga 20%. Dengan kondisi demikian lah yang mebuat para warga Indonesia memilih untuk tidak menggunakan mobil sedan. Sedangkan untuk produksi mobil sedan yang dilakukan di dalam negeri juga mengalami penurunan.

Diperaturan sedan terbaru itu juga akan dibahas terkait mobil listrik. Artinya, langkah ini dilakukan untuk melihat berbagai potensi di masa mendatang.

“Juga dalam pengembangan mobil listrik, akan menjadi tren ke depan tidak hanya alat transportasi tapi juga address isu perubahan iklim. Sistem pajaknya nanti kita lihat, PPnBM salah satu faktornya, tapi faktor lainnya adalah seperti apa developmentnya kita lihat bagaimana dari Kemenperin,” tutur Sri Mulyani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *