BMW dan PLN Berusaha Mengembangkan SPLU Fast Charging pada 2018

23 Dec

BMW dan PLN Berusaha Mengembangkan SPLU Fast Charging pada 2018

Cbdedge.com – Pengisian baterai yang cukup memakan waktu lama untuk sebuah mobil listrik dinilai sebagai sebuah masalah. Dan untuk mengatasi masalah itu PLN Disjaya berkeinginan untuk memajukan fasilitas stasiun penyedia listrik umum (SPLU). PLN Disjaya akan mencoba menambahkan pengisian baterai mobil listrik super cepat (fast charging).

“Nanti kami kembangkan fast charger tahun depan. Iya, 2018. Sekarang lagi didesain,” ucap Ikhsan Asaad, General Manager PLN Disjaya, di sela-sela acara Kick Off Meeting Pengembangan Charging Station (SPLU).

Ikhsan mengungkapkan hanya butuh sekitar 20-30 menitamn untuk mengisi penuh baterai mobil listrik, jika mengisi daya dengan fast charging. Rencananya fasilitas fast charging akan ada pada 2018.

“Sebenarnya tidak sulit ya (buatnya), hanya nanti ada yang pakai apa tidak. Itulah yang menjadi concern,” ucapnya.

Ikhsan juga menambahkan, fitur ini akan sangat membantu dan tentu bisa mengurangi masalah waktu pengisian yang lama pada mobil listrik.

Fast charging tahun depan kami keluarkan. Waktu pengisian rata-rata hanya 20 menit. Namun kan memang ada efek sampingnya, ya katanya (fitur fast charging) ke baterai yang cepat lesu atau bagaimana. Nanti kami rancang dengan memperhatikan hal tersebut,” ucap Ikhsan.

Di waktu yang sama, BMW Group Indonesia menghadiahkan BMW i Wallbox Plus sebagai faktor dari proses transfer teknologi dan pembelajaran bersama.

“BMW Group Indonesia merupakan brand pelopor yang menghadirkan kendaraan listrik dan yang pertama meluncurkan kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) di Indonesia,” ucap Karen Lim, Presiden Direktur BMW Group Indonesia.

BMW Group Indonesia juga meminta dukungan tentang bimbingan teknologi yang dapat memajukan fasilitas untuk mobil listrik di wilayah Jakarta, hal ini juga dibenarkan oleh Karen. Dirinya juga menambahkan dengan fitur ini para pengguna kendaran berlistrik akan dimudahkan.

“Momentum penting pada hari ini, Kamis, 14 Desember 2017, menandakan satu lagi bentuk komitmen dari PLN Disjaya dan BMW Group Indonesia dalam upaya menghadirkan kendaraan listrik untuk Jakarta yang lebih biru,” ucap Karen.

BMW i Wallbox Plus sendiri merupakan tempat charging keluaran terbaru dari BMW i, BMW i Wallbox Plus dapat dijalankan dengan kartu radio frequency identification (RFID). Dan dapet memberikan daya listrik sebesar 7,4 kW dengan instalasi listrik 1 phase hingga 22 kW dengan instalasi listrik 3 phase.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *