Mitsubishi Indonesia Pastikan Tidak Akan Ada Kasus Seperti Nissan Jepang

19 Oct

Mitsubishi Indonesia Pastikan Tidak Akan Ada Kasus Seperti Nissan Jepang

Cbdedge.com –  Dikabarkan salah satu rekanan aliansi Mitsubishi yakni Nissan saat ini sedanga mengalami kendala besar lantaran adanya pengecekan kualitas yang tidak dilakukan oleh karyawan tak bersertifikat. Kejadian tersebut terjadi di negara Jepang. Kasus tersebut sudah digembor-gemborkan dan hampir seluruh publik mengetahui hal tersebut.

Berbeda dengan di negara kita, Indonesia. Pihak Mitsubishi sendiri memastikan hal serupa tidak akan pernah terjadi. CEO Mitsubishi Motor Corp Osamu Masuko dalam jumpa pers yang disiarkan lewat live streaming dari Jepang mengatakan Mitsubishi sudah menerima pelajaran besar setelah adanya skandal efisiensi BBM tahun lalu. Mitsubishi tidak menginginkan ada lagi skandal di perusahaannya.

“Tahun lalu kami mendapatkan masalah yang besar, dan kami mendapatkan pelajaran yang berat. Pada akhirnya kami melakukan reformasi sumber daya manusia, reformasi struktural, dan meningkatkan kontrol internal, jadi saya pikir kami sudah mengontrolnya,” ujarnya.

Beberapa pabrik Mitsubishi yang paling baru yang berada di Indonesia dan juga Thailand sudah melakukan pengecekan terakhir dengan menggunakan sistem elektronik yakni tablet. Setiap pekerja diwajibkan untuk memasukkan ID dan juga Password dan juga data sidik jarinya.

“Jadi sulit bagi orang lain untuk memakai sistem ini. Indonesia sudah pakai finger print identification ini,” ujar Osamu.

Pabrik ini bahkan lebih canggih dari pabrik Mitsubishi di Jepang, seperti Okazaki dan Mizushima yang sistemnya masih manual. “Okazaki tahun depan akan menggunakan finger print, kemudian Mizushima,” ujarnya.

Terkait kualitas mobil, Mitsubishi, lanjut Osamu, sudah melakukan pengecekan internal terhadap kualitas mobil yang diproduksi dalam beberapa tahun terakhir. “Kami review semua dokumen kami pastikan tidak ada,” ujarnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *