Produksi Mobil Di Australia Dihentikan, Ratusan Karyawan Kena PHK

17 Oct

Produksi Mobil Di Australia Dihentikan, Ratusan Karyawan Kena PHK

Cbdedge.com – Di Australia mengambil keputuusan untuk berhenti memproduksi mobil berakhir pekan ini. Setelah pekan ini selesai, di Australia tidak akan ada lagi proses produksi mobil sepeti hari biasanya. Hal tersebut terjadi lantaran General Motors menutup pabrik Holden Commodore usai satu dekade beroperasi.

Pihak Holden sendiri tidak memberhentikan produksi pa seluruh tempat, Peraturan tersebut hanya berlaku di Negeri Kanguru Australia saja. Kabarnya, Holden sendiri hanya akan memproduksi mobil di Jerman dan juga pada beberapa beberapa negara lain yang nantinya juga akan di ekspor ke Australia.

Secara tidak langsung jika dilihat dengan adanya keputusan tersebut mengarah ke penurunan dan kematian pabrikan mobil di Australia sendiri. Ternyata setelah ditelisik, jawaban atas adanya keputusan tersebut lantaran terkait dengan kondisi makroekonomi dan politik bukan soal suplai dan permintaan.

Faktor lain yang telah digarisbawahi oleh para pelaku industri otomotif yakni terkait dengan tarif impor, beberapa pabrikan mobil besar mengekspor mobil mereka ke Australia tanpa dikenakan biaya. Oleh sebab itu para pabrikan mobil tidak usah repot memproduksi langsung mobilnya di Australia. Karena apabila memproduksi mobilnya disana, si pabrikan juga harus mengeluarkan biaya untuk membayar gaji buruh pabrik yang cukup tinggi.

Gaji buruh yang tinggi itu diperkirakan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan penurunan dari produksi mobil lokal. Yang berbeda dari sekarang dan 20 tahun lalu adalah negara-negara di Asia seperti Malaysia dan Thailand mulai mengalihkan produksinya dari pasar lokal menjadi untuk di ekspor ke beberapa negara lebih menguntungkan.

Selain itu, dengan adanya jumlah penurunan terkait dengan lakunya mobil ternyata juga sangat berpengaruh terhadap hal tersebut. Perjanjian perdagangan bebas yang ditandatangani 20 tahun lalu membuat banyak mobil dengan harga murah beredar disana sehingga pangsa pasar mobil buatan lokal berkurang.

Selain itu, selera orang Australia yang mulai berubah akan mobil juga cukup mempengaruhi. 20 tahun lalu misalnya, mobil sedan bermesin V6 menjadi standar mobil keluarga di sana namun karena harga BBM yang terus naik penjualannya cenderung berkurang.

Para produsen mobil disana bisa dibilang telat untuk menyesuaikan selera mobil orang Australia. Pikap truk dari berbagai negara kemudian mulai meramaikan pasar mobil di Australia yang turut berkontribusi terhadap penjualan mobil disana dimana pikap belum banyak.

Penutupan pabrik Holden ini mengikuti penghentian produksi Toyota Camry di sana setelah 54 tahun eksis di Australia. Holden dan Toyota merupakan dua pabrikan terakhir yang memproduksi mobil di Australia setelah Ford keluar setahun lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *